Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

32 Peserta Latsarmil yang Sedang Hamil Dipulangkan, Kesehatan dan Kemanusiaan Jadi Pertimbangan

Fasya Mumtahanah • Minggu, 28 Juni 2026 | 02:00 WIB
KEPALA BPSDM MENHAN (TENGAH): Sampaikan Kabar Duka Meninggalnya Calon Manajer Kopdes saat Mengikuti Latsarmil (Sumber: Istimewa).
KEPALA BPSDM MENHAN (TENGAH): Memulangkan 32 Peserta Latsarmil yang Hamil (Sumber: Istimewa).

JAKARTA, RADAR MALANG – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memulangkan 32 ibu hamil yang menjadi peserta latihan dasar militer (latsarmil) calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Keputusan itu didasarkan pada pertimbangan kondisi kesehatan selama pelatihan dan alasan kemanusiaan.

"Dengan pertimbangan kesehatan yang berkembang tadi, dengan alasan kemanusiaan, ada 32 orang peserta latsarmil tahap pertama yang dipulangkan," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan, dalam konferensi pers di Gedung Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6).

Baca Juga: Kelola 145 Situs, Deposit Sindikat Judol Hayam Wuruk Capai Rp13,9 Triliun

Seleksi Tidak Batasi Ibu Hamil

Menurut Ketut, seleksi calon manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP sedari awal tidak membatasi keikutsertaan ibu hamil. Karena itu, terdapat peserta ibu hamil yang lolos dan bisa melanjutkan ke tahap rekrutmen hingga akhir.

"Karena memang di awal tidak ada pembatasan, tidak ditentukan pasti, sehingga tersaring," ungkapnya.

Meski dipulangkan, Ketut memastikan para peserta tersebut tidak kehilangan haknya sebagai calon manajer koperasi. Seluruhnya tetap berstatus lulus dan masuk talent pool sehingga pendidikannya bersifat ditangguhkan.

Baca Juga: Volume Sampah Rumah tangga di Malang Meningkat, Pengelolaan Berbasis Masyarakat Terus Diperkuat

“Statusnya masih memenuhi syarat sebagai calon manajer koperasi dan bisa melanjutkan pada saat kegiatan pendidikan nanti ada rencananya gelombang berikutnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dia mengakui ada seorang peserta yang harus dipulangkan karena melahirkan.

“Bukan yang hamil saja, ada yang melahirkan. Tetap kami lanjutkan karena memang sudah proses kelahirannya berjalan secara aman. Tetap juga ia berhak untuk mendapatkan kegiatan pendidikan ini sampai dengan terakhir," kata Ketut.

Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait adanya peserta hamil yang mengikuti Latsarmil dalam Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk calon manajer Kopdes Merah Putih.

Baca Juga: Dua Dekade Perjuangan Rosidah Membesarkan UMKM Gula Merah dan Berkembang lewat KUR BRI Sumenep

Informasi tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap pelaksanaan program lantaran jumlah peserta yang meninggal dunia saat mengikuti latsarmil terus bertambah. Hingga kini, sudah ada lima calon manajer koperasi yang meninggal. Kelimanya adalah Anisa Muyassaroh, Yonanda Muhammad Taufiq, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.

Editor : Aditya Novrian
#latsarmil #Kopdeskel Merah Putih #ibu hamil