Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Masih Diselidiki, Polisi Ungkap Fakta Baru

Hanif Pratama • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 07:40 WIB
Polisi masih menyelidiki dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti baru. (Sumber: Instagram @jesswijgolf)
Polisi masih menyelidiki dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti baru. (Sumber: Instagram @jesswijgolf)
JAKARTA, RADAR MALANG Kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay yang terjadi di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Di tengah proses penyelidikan, sejumlah fakta baru terungkap, mulai dari keberadaan korban yang terlacak ke Malaysia hingga pencabutan laporan oleh pelapor.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Senin (13/7/2026) malam saat Jesslyn menghadiri acara ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita. Berdasarkan keterangan saksi, tepat sebelum acara dimulai, korban disebut ditutup matanya lalu dibawa oleh beberapa pria menuju sebuah mobil berwarna hitam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan hasil penyelidikan sementara mengindikasikan adanya penjemputan paksa terhadap korban. Menurutnya, Jesslyn dibawa oleh sekitar empat hingga lima orang menggunakan sebuah mobil.

Namun, penyelidikan kemudian menemukan fakta lain. Dari hasil penelusuran manifes penerbangan, polisi mendapati Jesslyn tercatat berada di Semarang pada 14 Juli 2026 sebelum berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam perjalanan tersebut, ia diketahui tidak sendirian, melainkan bersama dua orang yang masih memiliki hubungan keluarga, termasuk ayahnya.

Baca Juga: Kasus Penculikan Turis Ukraina, Polda Bali Tangkap Terduga Pelaku

"Kami masih mengundang pihak-pihak yang bersama korban saat berangkat ke Malaysia untuk dimintai keterangan," ujar Roby.

Polisi juga mengungkapkan bahwa hingga kini rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian belum berhasil diperoleh. Kondisi tersebut membuat penyidik masih mengandalkan keterangan saksi serta alat bukti lain untuk mengungkap rangkaian peristiwa.

Di sisi lain, laporan dugaan penculikan yang sebelumnya diterima kepolisian telah dicabut oleh pelapor. Menurut Roby, pelapor memutuskan mencabut laporan karena menyadari dirinya bukan anggota keluarga korban dan tidak menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Meski demikian, penyidik memastikan proses penyelidikan tetap berjalan.

"Pencabutan laporan tidak menghentikan penyelidikan. Kami tetap mendalami seluruh fakta yang ada," kata Roby.

Baca Juga: Pencurian Gudang di Gresik Berujung Penculikan, Satu Pelaku Ditangkap, Tiga Buron

Dalam perkembangan lain, calon suami Jesslyn, Evan (37), juga telah dimintai keterangan oleh penyidik. Melalui kuasa hukumnya, Andi Darti, Evan disebut tengah berupaya memastikan kondisi dan keberadaan Jesslyn. Penyidik juga memperoleh informasi bahwa korban sudah cukup lama tidak tinggal bersama keluarganya.

Jesslyn Wijaya Lay dikenal sebagai atlet golf yang aktif mengikuti berbagai turnamen amatir di Indonesia. Ia mulai menekuni olahraga golf sejak 2021 dan pernah meraih gelar Best Nett Overall (BNO) Regular dalam turnamen di Rainbow Hills Golf Club pada 2023. Jesslyn juga diketahui merupakan putri pengusaha Ponty Wijaya.

Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan apakah peristiwa yang dialami Jesslyn memenuhi unsur tindak pidana penculikan atau terdapat penjelasan lain di balik kepergiannya ke luar negeri. Polisi menyatakan penyelidikan masih terus dilakukan dengan memeriksa saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian tersebut.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Jesslyn Wijaya atlet golf penculikan