SURABAYA - Puluhan korban kebakaran di Jalan Kemayoran Baru Gang I, Krembangan, hanya bisa pasrah atas musibah yang terjadi Minggu pagi (3/11).
Sambil menunggu tempat tinggal baru, mereka mengungsi di Balai RW 2, Jalan Sidoluhur selama sembilan hari ke depan.
Para korban berharap mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Pemkot Surabaya. Salah satunya Siti Romsah.
Kemarin (4/11), Siti menata bantuan pakaian dari warga lain.
Dia mengaku sudah puluhan tahun tinggal di Jalan Kemayoran Baru gang I.
Dan baru kali pertama terjadi kebakaran hebat hingga menghanguskan enam rumah. Termasuk kediamannya.
’’Saat itu, yang penting semua anggota keluarga selamat. Jadi, (barang, red) yang selamat hanya pakaian yang lagi dipakai, dan handphone. Sisanya ludes terbakar,’’ kata perempuan 39 tahun itu.
Ketua RT 2/RW 2 Kelurahan Krembangan Selatan Abdullah mengatakan, total terdapat 46 orang yang terdampak kebakaran.
Sebanyak 10 di antaranya adalah anak - anak.
Selama sembilan hari ke depan, anak-anak terpaksa tidak bisa bersekolah.
’’Banyak yang belum punya seragam dan perlengkapan belajar. Buku, pulpen dan tas. Sambil menunggu bantuan perlengkapan sekolah, mereka libur dulu,’’ ujarnya.
Berbagai upaya meringankan beban korban kebakaran tengah dilakukan.
Pihaknya mencari rumah kontrakan sementara untuk para korban.
Sampai saat ini, tiga kontrakan telah didapat.
Pemilik bersedia menyewakan rumahnya dengan harga murah.
’’Sambil menunggu rumah direnovasi, setelah dari tempat pengungsian, mereka bisa pindah ke rumah kontrakan,’’ ujarnya.
Abdullah menjelaskan kebanyakan rumah di RT 2 ditinggali lebih dari satu Kepala Kelurga (KK).
’’Kami sudah mengingatkan. Namun, persoalan ekonomi membuat mereka tak ada pilihan tinggal bersama dalam satu rumah, meski berdesak-desakan,’’ paparnya. (ian/ai/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana