Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Korban-Korban Casting Fiktif di Surabaya Dipanggil Lagi

Aditya Novrian • Senin, 6 Januari 2025 | 20:38 WIB
TERUS DIDALAMI: Dua pelaku kasus casting iklan fiktif digiring ke Mapolda Jatim pada 16 Desember lalu. DOKUMEN JAWA POS
TERUS DIDALAMI: Dua pelaku kasus casting iklan fiktif digiring ke Mapolda Jatim pada 16 Desember lalu. DOKUMEN JAWA POS

SURABAYA - Kasus casting iklan palsu di Surabaya terus bergulir.

Direktorat Resersi Siber (Ditressiber) Polda Jatim masih mendalami kasus yang berimbas atas tersebarnya video tak senonoh di media sosial (medsos) tersebut. 

Termasuk dengan meminta keterangan dari para korban. 

Dalam aksi perekaman sembunyi-sembunyi tersebut diperkirakan terdapat ratusan korban. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menuturkan bahwa pihaknya masih menyelidiki dan mengembangkan kasus yang diduga sudah berlangsung sejak 2015 lalu. 

”Tunggu saja. Kalau sudah P21 nanti diinfokan,” tuturnya. 

Salah seorang korban yang dipanggil ulang adalah AA. 

Rencananya, AA akan mendatangi kembali Polda Jatim pada pekan ini. 

”Ini tanggal 6 atau 7 (Januari) baru ke Polda lagi,” ungkapnya kemarin (5/1). 

Kedatangannya tersebut merupakan lanjutan pemanggilan pertengahan Desember lalu. 

Maksud dari kedatangan AA sendiri disinyalir berkaitan dengan rekonstruksi kejadian casting iklan palsu. 

”Katanya bakal ada rekonstruksi,” sambungnya. 

AA sendiri menjadi korban dari casting iklan palsu pada saat masih di bawah umur atau sekitar 16 tahun. 

Atas kejadian tersebut dia berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. 

Laporan yang diajukan oleh AA berangkat atas temuan video tak senonoh miliknya di media sosial. 

Rekaman yang diambil secara sembunyi-sembunyi tersebut diduga dilakukan oleh S.

Video direkam pada saat AA mengikuti audisi casting iklan palsu pada rentang antara 2015 sampai 2016 lalu. (leh/jun/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Surabaya #polda jatim #casting iklan palsu #Kasus #korban #video tak senonoh #media sosial