Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sentra Kuliner Peneleh Riverside di Surabaya Diaktifkan Lagi

Aditya Novrian • Jumat, 24 Januari 2025 | 19:15 WIB
USUNG KONSEP BARU: Pengunjung menikmati makanan di Sentra Kuliner Peneleh Riverside kemarin siang. Ke depan, konsep baru yang akan diusung adalah Surabaya Tempo Dulu. (ROBERTUS RISKY/JAWA POS)
USUNG KONSEP BARU: Pengunjung menikmati makanan di Sentra Kuliner Peneleh Riverside kemarin siang. Ke depan, konsep baru yang akan diusung adalah Surabaya Tempo Dulu. (ROBERTUS RISKY/JAWA POS)

SURABAYA - Sempat mati suri, sentra kuliner Peneleh Riverside kembali diaktifkan.

Wisata di tepi sungai itu mendapat sejumlah penyesuaian.

Mulai dari konsep, target pengunjung, hingga beautifikasi.

Pihak Kecamatan Genteng sudah melakukan evaluasi sebelum reaktivasi Peneleh Riverside.

Hasilnya, pedagang merasa lokasi kurang strategis.

Kedua, pedagang belum konsisten saat membuka tenant.

Ketiga, belum adanya peneduh sehingga pengunjung merasa tak nyaman.

’’Yang buka hanya satu atau dua UMKM saja. Padahalkan perlu konsistensi supaya pengunjung tertarik datang,’’ ujar Camat Genteng Muhammad Aries Hilmi kemarin (23/1).

Pedagang yang kini berjualan merupakan sebagian orang lama dan orang baru.

Namun, pihaknya sudah menegaskan agar mereka tetap konsisten buka baik saat sepi atau ramai.

Sekaligus mengubah target pasar yang semula fokus malam, kini menyasar pegawai kantoran saat siang.

’’Paling tidak mereka sudah harus buka pukul 11.00. Saat jam makan siang, pegawai sekitar tertarik untuk datang,’’ tutur dia.

Sebagai pemantik awal, pihak kecamatan turut mengajak pegawai dari lima kelurahan untuk datang bergiliran.

Dia juga berencana mengajak pegawai organisasi perangkat daerah (OPD) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola untuk turut berkunjung.

’’Masih fokus agar konsisten berjualan. Totalnya ada sembilan pedagang dengan menu yang beragam dan tidak sama,’’ papar Aries.

Lurah Peneleh Skundario Kristianindraputra menerangkan, ada sejumlah sarana fisik yang mengalami perubahan.

Misal, penambahan atap peneduh, penanda di pintu masuk, WiFi, hingga toilet portable.

Baik dari swadaya pedagang ataupun corporate social responsibility (CSR) dari dua instansi perbankan.

’’Ada rencana mengarah ke konsep kuliner tempo dulu khas Surabaya untuk mendukung target sebagai wisata sejarah,’’ jelasnya. (dho/ai/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Surabaya #sentra kuliner #peneleh #peneleh riverside