Merangkum dari Youtube, Senin (22/3), ayah dari Ali Akbar itu mengungkapkan bahwa ia menerima kekalahannya.
“Sudah kalah 0-3, mbak Irene pertahanannya sangat kokoh. Sulit saya tembus. Saya tidak biasa bertanding 10 menit, saya ada blunder, jadinya blunder semua,” ucapnya.
Tak hanya itu, Dadang juga sempat memberikan pujian kepada Irene dengan menyebutnya sebagai pecatur handal yang menguasai semua teknik bermain catur.
“Jadi mbak Irene itu betul-betul menguasai, saya buka biodatanya semuanya komplit. Mbak Irene sangat layak menjadi atlet (catur) wanita, semoga mbak Irene tetap sukses,” tambahnya.
Di sisi lain, Irene mengaku sangat menikmati pertandingan persahabatan dengan Dadang. Ia pun bahkan meminta netizen yang menonton laga tersebut, agar tidak memberikan komentar buruk kepada Dewa Kipas atas hasil pertandingan ini.
“Saya ke sini sebagai undangan dari mas Deddy, saya datang sebagai pecatur profesional. Jangan ada yang menghujat dan mem-bully pak Dadang,” katanya.
Lebih lanjut, Irene menegaskan bahwa pertandingan kali ini bukanlah sebagai ajang pembuktian terhadap apapun.
“Kita persahabatan, bukan ajang pembuktian, ini menjalin persahabatan dan silaturahmi,” pungkasnya
Di akhir acara, Dadang Subur menerima hadiah Rp 100 juta dari Deddy Corbuzier, sedangkan Irene Sukandar yang keluar sebagai pemenang memperoleh uang tunai Rp 200 juta.
Penulis : Gilang Ilham Editor : Shuvia Rahma