Kembalinya Rizky terbilang menjadi hal yang positif untuk tim Singo Edan. Sebab kehadirannya bisa memperbanyak opsi di lini pertahanan. Selain itu, kemampuannya juga akan membantu tim dalam melakoni dua laga yang tidak mudah. Yakni melawan Bali United dan PSM Makassar.
Bisa kembali bermain, diakui Rizky Dwi Febrianto menjadi sebuah hal yang menggembirakan. ”Tentunya semangat bisa kembali bermain lagi dan membantu tim di pertandingan selanjutnya,” kata eks pemain Kalteng Putra dan Madura United tersebut.
Sebagai orang yang mencintai sepak bola sejak kecil, selama harus absen dia mengaku kakinya sudah sangat ‘gatal’ untuk menjalani pertandingan. Saat ini, Rizky memastikan bila kondisi fisiknya sudah 100 persen siap. ”Sebab latihan tetap intens meski tidak bermain di dua laga,” kata dia.
Malahan, dia mengaku turut menambah porsi latihan untuk menjaga level kebugarannya. Umumnya, itu dilakukan saat tim menjalani recovery usai laga. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upayanya agar selalu siap ketika mendapat perintah dari pelatih. Sebagai informasi, Rizky sebelumnya terkena kartu merah saat Arema FC melawan Borneo FC.
Sejatinya, dia hanya perlu absen di satu laga. Namun setelah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI melakukan rapat internal, diputuskan bila Rizky mendapat tambahan hukuman berupa larangan bermain satu laga. Alhasil, di pertandingan Jumat malam (5/8) melawan PSS Sleman, dia hanya bisa menonton rekan-rekannya bermain. Dia baru bisa tampil saat Singo Edan menghadapi Bali United, 13 Agustus nanti. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno