Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

43 Ribu Tiket Sudah Terpesan, Animo Tinggi Laga Arema FC Vs Persija Terlihat

Mardi Sampurno • Jumat, 26 Agustus 2022 | 19:00 WIB
MINGGU BAKAL PENUH: Banyak ruang kosong di Stadion Kanjuruhan saat Arema FC menjamu Rans Nusantara, Rabu (24/8). (Suharto / Radar Malang)
MINGGU BAKAL PENUH: Banyak ruang kosong di Stadion Kanjuruhan saat Arema FC menjamu Rans Nusantara, Rabu (24/8). (Suharto / Radar Malang)
MALANG KOTA - Stadion Kanjuruhan bakal lebih riuh pada Minggu nanti (28/8). Itu karena lantaran animo suporter untuk menyaksikan laga antara Arema FC versus Persija Jakarta dipastikan tinggi. Salah satu indikasi terlihat dari statement Manajemen Arema FC, yang menyebut kalau tiket untuk laga tersebut sudah banyak terjual sejak H-4 pertandingan, atau Rabu lalu (24/8). Total jumlah tiket yang sudah terpesan sekitar 43 ribu. 

Karena kondisi tersebut, Manajemen Singo Edan mengatakan kalau penjualan di tiket box hanya tersedia 1.000 tiket saja. Stadion Kanjuruhan bakal menjadi tempat distribusinya. ”Kantor Arema FC tidak melayani penjualan tiket box,” kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Arema FC Abdul Haris. 

Pria asal Malang tersebut mengaku cepat ludesnya tiket pertandingan Arema FC versus Persija disebabkan beberapa hal. Di antaranya adalah hubungan baik dari kedua kelompok suporter. Lalu, laga tersebut juga tersaji di akhir pekan. ”Karena laga spesial, jadi jauh-jauh hari sudah banyak yang pesan,” kata dia. 

Kondisi serupa juga selalu terjadi saat Arema FC melawan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Perihal tiket 43 ribu yang sudah terjual, Haris merinci kalau distribusinya menuju beragam sektor. Total 8.000 tiket sudah dipesan pendukung Persija Jakarta. Sisanya terbagi kepada mitra kerja Arema FC, komunitas Aremania, korwil Aremania, sampai Aremania dari luar kota. ”Para pemesanan semuanya sudah membayar,” kata dia. 

Selain itu juga dipastikan tidak ada kebijakan tiket bisa kembali atau refund. Meski animo penonton cukup tinggi, Haris memastikan kalau pihaknya tidak akan mengoptimalkan kapasitas Stadion. Kapasitas yang digunakan hanya 44 ribu, dari total maksimalnya 45 ribu penonton. Itu dilakukan sebagai salah satu antisipasi keamanan dan kenyamanan suporter. ”Kami benar-benar konsen untuk laga tersebut. Pokoknya wajib zero flare, bom smoke, dan petasan,” jelas dia. 

Terpisah, Achmad Ghozali, Aremania dari Korwil Klayatan menyebut beberapa alasan di balik animo besar suporter untuk laga tersebut. Dia menyebut bila saat Aremania away ke Jakarta, mereka selalu disambut dan dijamu dengan baik. Begitu juga sebaliknya, ketika Jakmania datang ke Malang. ”Ini yang menyebabkan laga itu spesial,” kata dia. 

Terlebih, ditambahkan dia, sudah hampir dua tahun kedua kelompok suporter tidak berbagi tribun. Sementara itu, Aremania Blitar Sutikno memprediksi kalau suporter dari luar kota bakal banyak yang berdatangan. ”Kalau prediksi saya sampai 10 ribu orang yang ke Malang,’” kata dia. Berangkat dari hal tersebut, dia berharap semua pihak bisa bekerja sama dan saling menjaga. 

Sebelumnya, pada laga Rabu lalu (24/8) Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tampak sepi. Hanya ada sekitar dua ribuan suporter yang hadir. Hampir semua sudut stadion tampak lengang. Panpel Arema FC memang memprediksi bila Aremania lebih banyak memilih hadir ke stadion saat laga kontra Persija. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno
#Arema FC #stadion kanjuruhan #Persija Jakarta #Tim Singo Edan