BEKASI - Hasil minor yang didapat Arema FC pada laga melawan Persija kemarin sore (12/2) harus dibayar mahal.
Itu membuat Singo Edan terancam tak bisa mewujudkan keinginan manajemen tim untuk mengakhiri kompetisi di posisi lima besar.
Saat ini, jarak poin mereka semakin jauh dengan tim-tim di urutan lima besar. Misalnya dengan Borneo FC, yang sampai kemarin sore ada posisi lima.
Jarak poinnya adalah delapan poin. Sedangkan dengan Madura United yang ada di peringkat empat, selisih poinnya 11 poin.
Kondisi itu tentu tak cukup ideal bagi Dedik Setiawan dkk. Terlebih, ke depan masih ada beberapa pertandingan berat yang harus dilakoni.
Seperti laga melawan Persib Bandung, Borneo FC, Madura United, dan Bali United. Pada putaran pertama lalu, tim-tim itu terbukti sulit dikalahkan mereka.
Baca Juga : Bersua Persija, Ujian Berat untuk Lini Belakang Arema FC.
Setelah kekalahan kemarin, posisi Singo Edan sendiri melorot. Dari sebelumnya berada di peringkat ketujuh, menjadi urutan ke-11.
Mereka mengumpulkan 29 poin. Hasil dari 9 kali menang, 2 kali imbang, dan 11 kali kalah.
Sebagai informasi, jumlah kekalahan Singo Edan itu menjadi salah satu yang tertinggi di antara kontestan BRI Liga 1 lainnya.
Hasil minor itu sama dengan yang dimiliki PSS Sleman, Bhayangkara FC, dan Barito Putera.
Mengenai kondisi tersebut, Pelatih Arema FC I Putu Gede mengaku cukup kecewa. ”Tentunya ini menjadi hal yang kami sayangkan, karena harus kehilangan poin,” ucapnya.
Posisi Singo Edan saat ini memang belum aman. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
Mereka bisa saja kembali turun apabila PSS Sleman, Dewa United, dan Bhayangkara FC menang di pekan ini. Itu karena selisih poin antar-tim hanya satu sampai tiga poin saja.
Dalam laga kemarin sore, sejumlah kekhawatiran I Putu Gede memang terjadi di lapangan. Contohnya permainan para penggawa muda tim berjuluk Macan Kemayoran, yang terbukti menyulitkan timnya.
Ya, bermain dengan mayoritas young guns dan tanpa tiga pemain asingnya, Singo Edan dibuat pontang-panting di interval pertama.
Kuartet lini belakang Bagas Adi Nugroho, Jhon Alfarizi, Sergio Silva, dan Achmad Figo harus jatuh bangun.
Puncaknya terjadi pada menit 34, saat Figo melakukan pelanggaran kepada Hanif Sjahbandi, dan berbuah penalti.
Gol kedua Persija Jakarta sendiri dibuat pada babak kedua lewat aksi Michael Krmencik. Pemain berusia 29 tahun itu membuat gol pada menit 78.
Baca Juga : Jayus Kembali, Renshi Harus Menepi.
Dia memanfaatkan serangan balik usai terjadi kesalahan passing di lini tengah. Saat membuat gol, dia memanfaatkan umpan Osvaldo Hay.
Putu Gede mengakui bila timnya sulit berkembang di laga kemarin. ”Laga yang berat. Kami kesulitan keluar dari tekanan,” paparnya.
Ke depan, Putu mengaku kalau pemainnya harus segera bangkit. Hasil pada laga kemarin harus dilupakan.
Sebab jarak untuk laga selanjutnya tak jauh. Arema FC tercatat hanya mempunyai waktu empat hari untuk bersiap melawan Barito Putera, 18 Februari nanti.
Sementara itu, terkait kekalahan kemarin, gelandang Arema FC Gian Zola turut mengungkapkan penyesalannya.
”Kami sudah bekerja keras sepanjang laga. Tapi hasilnya bukan untuk Arema,” paparnya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
Karena itu, dia memastikan bila skuadnya bakal berusaha bangkit dan fokus untuk laga selanjutnya. ”Ke depan kami harus mencari poin pengganti yang hilang,” tambah dia.
Sementara itu, Pelatih Kepala Persija Jakarta Thomas Doll menyebut kalau timnya memang pantas menang.
Sebab sejak awal timnya sudah menunjukkan keinginan untuk mendapatkan tiga poin. ”Para pemain bermain dengan baik, dan tim mempunyai konsentrasi tinggi sepanjang laga,” tuturnya.
Kemenangan di laga kemarin membuat Persija Jakarta kembali berada di posisi pertama klasemen BRI Liga 1.
Doll menyebut bila raihan tiga poin kemarin turut menambah motivasi skuadnya. ”Kami tidak ingin kehilangan banyak poin seperti halnya musim lalu,” tuturnya
Terpisah, Michael Krmencik menyebut bila kemenangan kemarin disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya karena dukungan para pemain ke-12.
Baca Juga : Menang Lawan Rans, Pemain Arema Dapat Jatah Libur.
”Semua bekerja keras dan para suporter membuat permainan kami semakin baik,: ucapnya.
Dia juga turut bersyukur atas sumbangan golnya kemarin. Kemenangan atas Arema FC kemarin turut menambah catatan bagus tim Macan Kemayoran.
Saat ini, tim pujaan The Jak Mania itu sudah tidak terkalahkan dan selalu menang dalam empat laga beruntun. (gp/by) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana