Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ini Alasan Maringa dan Abel Mulai Jarang Masuk Starting Eleven

Bayu Mulya Putra • Selasa, 14 Februari 2023 | 23:45 WIB
PERFORMA MENURUN?: Abel Camara (kanan) diturunkan sejak menit awal di laga Arema FC kontra Rans Nusantara, 8 Februari lalu. (Haritsah Almudatsir / Jawa Pos)
PERFORMA MENURUN?: Abel Camara (kanan) diturunkan sejak menit awal di laga Arema FC kontra Rans Nusantara, 8 Februari lalu. (Haritsah Almudatsir / Jawa Pos)
JAKARTA - Komposisi starting eleven Arema FC dalam dua laga terakhir menghadirkan sejumlah pertanyaan. Salah satunya terkait absennya Adilson Maringa sejak menit pertama. Baik saat Arema FC saat bersua Rans Nusantara, maupun saat menghadapi Persija.

 

Selain dia, ada Abel Camara, yang juga tak masuk 11 pertama saat Singo Edan meladeni Persija Jakarta. Lantas apa yang terjadi dengan mereka? Apakah ini akibat dari performa keduanya yang menurun? Seperti diketahui, Maringa dan Abel belum mencatatkan statistik yang impresif. Maringa misalnya. Dalam lima penampilan terakhirnya, pemain asal Brazil itu tidak pernah nirbobol lagi.

 

Mantan penggawa Vilafranquense FC itu juga sudah kemasukan tujuh gol. Sampai saat ini, Maringa sudah bermain 18 kali. Dalam rentang waktu itu, 18 gol telah bersarang ke gawangnya. Performa itu berbeda dengan musim 2021/2022. Sebab Maringa acap kali muncul sebagai pembeda di lapangan. Dari 30 penampilannya, dia sukses mencatatkan 14 kali clean sheet.



 










Lihat postingan ini di Instagram























 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Radar Malang Online (@jawaposradarmalang)






 

Baca Juga : Apresiasi Profesionalitas Abel Camara

Sedangkan Abel Camara juga belum bisa menjadi sumber gol tim. Tercatat, pemain asal Guinea-Bissau itu sudah memainkan 13 pertandingan. Dari total itu, dia baru mengemas tiga gol. Saat ditanya kenapa dua pemain asing tersebut tak dimasukkan dalam 11 pertama, Pelatih Arema FC I Putu Gede memastikan bila itu bukan karena performa Abel dan Maringa



”Prinsip saya siapa yang paling siap, itu yang akan bermain,” kata mantan pelatih PSS Sleman tersebut. Dia menyebut bila saat Arema FC melawan Rans Nusantara, Maringa sempat berada dalam kondisi yang kurang fit.

 

Sedangkan tentang Abel Camara, Putu menilai absennya dia pada laga sebelumnya berkaitan dengan strategi. Dia memastikan bila pemain berusia 32 tahun itu tetap punya peran penting di tim. ”Saya pikir dia bisa dan mempunyai potensi,” paparnya. Saat ini problem pemain-pemain itulah yang coba dipecahkan Putu dengan tim pelatih lainnya. Menurutnya apabila dibayarkan berpotensi menjadi bumerang untuk tim.

Baca Juga : Adilson Maringa Buru Catatan Clean Sheet Ke-10

Terpisah, Asisten Pelatih Kiper Arema FC Felipe Americo juga memastikan bila semua kiper mempunyai peluang bermain. ”Mereka sama-sama mempunyai kualitas. Jadi patokannya bukan jumlah kebobolan untuk siapa yang bermain,” kata dia. Menurutnya, semua penjaga gawang juga pernah merasakan kebobolan.

 

Baginya, proses menjaga gawang adalah urusan kolektif. Diupayakan bersama semua elemen pemain. Karena itu, clean sheet bukan semata-mata capaian kiper saja. Lebih lanjut, terkait pilihan kiper dalam dua laga terakhir, Felipe menyebut bila tim pelatih menentukan berdasar siapa yang paling siap. Baik dari segi psikis, fisik, sampai teknis. (gp/by)

  Editor : Bayu Mulya Putra
#Arema FC #BRI Liga 1 #adilson maringa #Abel Camara