Di laga itu, Rizky itu akhirnya kembali masuk starting eleven.
Sebelumnya, pasca menjalani hukuman akumulasi kartu kuning pada laga melawan Rans Nusantara, 8 Februari lalu, dia terbilang jarang menjadi pilihan utama.
Tercatat, dua kali dia memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Pertama saat melawan Persija Jakarta, 12 Februari lalu. Kedua saat Singo Edan berjumpa Barito Putera, 18 Februari.
|Baca Juga :
Andrea Pirlo Jadi Inspirasi Rizky Dwi
Dalam perjalanannya, menjadi pilihan kedua terbilang jarang dirasakan Rizky.
Salah satu buktinya tersaji pada laga-laga setelah kompetisi berhenti akibat tragedi Kanjuruhan. (Bersambung di halaman selanjutnya)
Bila ditotal sampai kemarin, bapak satu anak itu sudah 17 kali menjadi pilihan utama.
Artinya, dari 25 pertandingan yang telah dijalani Singo Edan, dia hanya 8 kali tidak bermain sejak menit awal.
Kembali menjadi pilihan utama menjadi hal yang disyukuri Rizky Dwi. ”Alhamdulillah. Pastinya kesempatan bermain ini bagus untuk saya,” paparnya.
|Baca Juga :
Siap Adu Mekanik dengan Rizky Dwi
Ke depan dia bertekad untuk terus bekerja keras. Alasannya supaya terus mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih.
”Kaki saya sering gatal apabila hanya menjadi penonton saja,” ucap pemain kelahiran 22 Februari 1997 itu sembari tertawa. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra