Pelatih Arema FC I Putu Gede menyebut, langkah itu bertujuan untuk membuat komposisi timnya lebih solid saat mengarungi kompetisi. ”Tujuan kami tentunya ingin membuat tim ini mempunyai kedalaman yang lebih maksimal,” kata dia. Menurut dia, poin itu penting diperhatikan, sebab kompetisi musim depan diprediksi bakal berjalan lebih ketat.
Apalagi, ada rencana dari federasi dan operator kompetisi untuk menggelar ajang selain BRI Liga 1. Salah satunya yakni menggulirkan Piala Indonesia. Kejuaraan dulu bernama Copa Dji Sam Soe itu terakhir bergulir pada Liga 1 2019. Saat itu, PSM Makassar menjadi juaranya.
Mantan Juru Taktik PSMS Medan itu menyebut kalau di setiap posisi minimal harus ada dua pemain yang kualitasnya bagus. Tujuannya supaya ada persaingan sehat di setiap posisi. Lalu siapa pemain lokal yang tengah dipantau tim pelatih Arema FC?
Putu mengaku sudah ada beberapa nama yang masuk list. ”Namun yang sudah komunikasi adalah dengan Persija Jakarta,” kata dia. Dia menyebut bila proses komunikasi tersebut berjalan cukup positif.
Sayangnya, Putu masih enggan bukan suara tentang siapa pemain asal tim ibu kota yang hendak diboyong ke Malang. Yang pasti menurut dia, pemain itu masih muda. Regulasi yang mengharuskan klub Liga 1 memainkan pemain U-23 menjadi alasan Singo Edan berburu penggawa muda. ”Pada intinya kabar kalau kami ingin mendatangkan pemain Timnas U-20 itu benar,” jelas dia sedikit memberikan clue.
Meski Putu belum mau menyebutkan pemain yang diincar, informasi yang diterima koran ini menyebut ada dua pemain Persija Jakarta yang masuk bidikan. Pertama, Achmad Maulana Syarif yang berposisi sebagai gelandang.
Sedangkan nama kedua adalah Ginanjar Wahyu. Pemain berusia 19 tahun tersebut berposisi sebagai striker. Musim lalu, dia bermain 18 kali dan mencetak satu gol. Untuk mendatangkan Ginanjar, Arema FC perlu bersaing dengan PSIS Semarang dan Barito Putera, yang juga berminat dengan mantan pemain Bhayangkara Junior tersebut.
Saat dikonfirmasi koran ini, kedua penggawa muda itu belum memberikan respons. Sementara itu, mengenai potensi transfer pemain lokal muda, Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas menyebut bila itu mungkin saja terjadi. ”Kalau tim pelatih membutuhkan, kami akan upayakan,” terang dia. (gp/by) Editor : Bayu Mulya Putra