MALANG KOTA – Setahun usai dibangun, ada beberapa bagian di area lintasan sepatu roda di GOR Ken Arok sudah rusak. Impraboard yang berfungsi sebagai dinding pengaman, salah satunya sudah copot.
Pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin sore (6/7), rumput di bagian tengah tumbuh tidak terawat. Tak terlihat ada aktivitas di lintasan sepanjang 200 meter tersebut. Hanya terlihat seorang bocah berjalan mengelilingi lintasan dan beberapa orang bersantai di tepi.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi mengatakan, pihaknya berupaya melakukan perawatan rutin. Terlebih, lintasan sepatu roda memang baru dibangun pada tahun 2022. "Memang banyak yang harus kami lengkapi di masa mendatang," ujar Baihaqi.
Meski demikian, dia mengatakan, kebutuhan untuk melengkapi lintasan sepatu roda tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Kemungkinan penambahan fasilitas baru bisa direalisasikan pada 2024 mendatang. "Mungkin akan ditambah pagar pengaman,” katanya.
”Rencananya, di tengah akan kami lakukan penumpukan tanah agar pengguna tidak terperosok ke sana," tambah pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.
Meski ada yang belum dilengkapi, katanya, masyarakat sudah ada yang menggunakan lintasan sepatu roda tersebut. Yakni mereka yang membutuhkan tempat untuk latihan kecil. ”Tapi belum sampai penggunaan dalam skala kompetisi,” katanya. Dia berharap ke depan bisa melengkapi lintasan hingga sesuai standar nasional.
Salah satu yang rutin berkunjung ke lintasan sepatu roda adalah Julia Natasya Eka. Perempuan asal Kediri itu rutin menggunakan lintasan sepatu roda untuk lari-lari kecil. Biasanya dia ke lintasan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. ”Saat saya ke sini juga ada yang latihan sepatu roda. Sekitar dua sampai tiga orang,” ungkap dia. (mel/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana