MANAJEMEN Arema FC menuntaskan janji membagikan 13,5 persen hadiah juara Piala Presiden 2024 untuk keluarga korban Kanjuruhan.
Program itu tuntas selama dua minggu.
Mulai dari 8 Agustus sampai kemarin (22/8). Dalam penyaluran bantuan itu, Singo Edan berkolaborasi dengan Presidium Aremania Satu.
Mereka menyalurkan bantuan kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang ada di dalam dan luar Malang.
Baca Juga: Unisma Berikan Bantuan Pendidikan Korban Stadion Kanjuruan
Tidak terkecuali, ke pihak keamanan yang menjadi korban peristiwa 1 Oktober 2022.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi bersyukur dengan kegiatan tersebut bisa tuntas dengan baik.
Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga korban yang memberikan doa dan dukungan untuk klub selama program donasi.
”Kami menyadari tidak ada yang bisa mengganti nyawa yang telah hilang, namun kami berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga,” katanya.
Selama proses donasi, Arema FC tidak sekadar memberikan uang untuk keluarga korban Kanjuruhan.
Lebih jauh, memanfaatkan aktivitas itu untuk silaturahmi.
Mulai dengan keluarga korban Kanjuruhan, Presidium Aremania Satu, sampai Arema FC.
Aktivitas tersebut dilihat bisa membangun hubungan baik yang harmonis.
Itu karena, korban tragedi Kanjuruhan adalah keluarga besar klub.
Alhasil, ke depan silaturahmi tersebut diupayakan terus terjalin.
Pria kerap disapa Inal itu berharap, seluruh pihak menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperbaiki sepak bola nasional.
Menurutnya, tragedi Kanjuruhan harus menjadi pelajaran untuk semua elemen insan sepak bola nasional.
Itu karena, dalam kompetisi keselamatan menjadi hal paling utama. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana