Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Atlet Kabupaten Malang Meraih 30 Medali di PON

Galih R Prasetyo • Kamis, 26 September 2024 | 19:30 WIB
TAMPIL MAKSIMAL: Atlet Lari Kabupaten Malang Dewa Radika  mendapatkan emas di nomor 4x400 meter estafet PON XXI, pekan lalu.
TAMPIL MAKSIMAL: Atlet Lari Kabupaten Malang Dewa Radika mendapatkan emas di nomor 4x400 meter estafet PON XXI, pekan lalu.

ATLET Kabupaten Malang kembali mencatatkan prestasi yang membanggakan dalam ajang PON.

Dari 62 atlet yang diberangkatkan, 21 di antaranya berhasil menyumbang medali untuk Jawa Timur.

Perinciannya, 12 emas, delapan perak, dan 10 perunggu.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Malang Muhammad Rosuli sangat bangga dengan raihan prestasi para atlet.

Itu karena, hasil tersebut diperoleh penuh perjuangan.

Para atlet harus melewati masa pusat pelatihan daerah (Puslatda) yang cukup panjang.

Mulai dari enam bulan sampai tiga tahun.

”Para atlet itu harus diapresiasi setinggi mungkin,” ujarnya.

Rosuli juga berterima kasih kepada para atlet yang belum bisa meraih medali di PON XXI 2024.

Dia melihat mereka sudah berjuang sebaik mungkin.

Menurutnya, belum rezeki saat belum menjadi juara.

Pria berusia 63 tahun itu melanjutkan, keberhasilan yang diperoleh Kabupaten Malang tidak lepas dari usaha panjang yang dilakukan setiap cabor.

Mereka dapat melakukan pembinaan dengan baik.

Alhasil, bisa menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang bisa bersaing di level nasional.

Untuk diketahui, jumlah cabor Kabupaten Malang yang menyumbangkan medali bertambah dibanding PON Papua tiga tahun lalu.

Sebelumnya, terdapat 14 cabor.

Sementara saat ini 15 cabor asal Kabupaten Malang yang atletnya raih medali.

Cabor gulat memimpin perolehan medali terbanyak.

Dia mendapat dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Lalu disusul oleh cabor senam dengan dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

”Saya berharap secara organisasi, cabor-cabor semakin baik dan profesional ke depannya,” tutur Rosuli.

Ketika disinggung mengenai bonus para atlet dan pelatih, Rosuli menegaskan hal tersebut tetap ada.

Itu sebagai bentuk penghargaan kepada atlet-atlet yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Malang.

”Namun jumlahnya masih diusulkan ke pemerintah daerah,” ujar dia. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Atlet Kabupaten Malang #Meraih Medali #PON