Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cabor Kabupaten Malang Antisipasi Kehilangan Atlet Andalan di Porprov

Galih R Prasetyo • Kamis, 3 Oktober 2024 | 20:00 WIB
TIDAK GENTAR: Atlet atletik Kabupaten Malang bersiap menjalani latihan di lintasan jalan cepat wilayah Tumpang, Kabupaten Malang, kemarin.
TIDAK GENTAR: Atlet atletik Kabupaten Malang bersiap menjalani latihan di lintasan jalan cepat wilayah Tumpang, Kabupaten Malang, kemarin.

Regenerasi atlet menjadi fokus cabor-cabor di Kabupaten Malang untuk menghadapi Porprov Jawa Timur 2025 nanti.

Mereka menjalankan program tersebut dengan tujuan mengantisipasi atlet-atlet andalan peraih medali di PON XXI 2024 tidak bisa tampil.

Tahun ini, banyak atlet Kabupaten Malang yang meraih medali di ajang tersebut.

Untuk diketahui, penyelenggara Porprov Jatim 2025 mengeluarkan regulasi yang membatasi atlet-atlet peraih medali PON untuk terjun di event yang lebih rendah.

Tujuannya, untuk memberi kesempatan bagi atlet-atlet baru. Selain itu, untuk menciptakan iklim persaingan menjadi lebih baik.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Malang Muhammad Rosuli mengatakan, tidak keberatan dengan regulasi itu. Meski harus kehilangan dua amunisi terbaiknya.

Itu karena, mereka sudah mengantongi atletatlet lapis kedua potensial. ”Jadi atlet-atlet ini (lapis dua, red) yang kami lihat punya kemampuan yang mendekati,” ungkapnya. 

PASI Kabupaten Malang sudah mempersiapkan amunisi tersebut sejak daftar nama atlet untuk pusat pelatihan daerah (Puslatda) Jawa Timur keluar awal tahun lalu.

Tujuannya, mereka bisa mempersiapkan atlet baru dengan lebih matang. Sehingga dapat menunjukkan kemampuan terbaik di Porprov tahun depan.

Di tempat terpisah, Pelatih Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Malang Sulastiman tidak ada persoalan meski harus kehilangan lima atlet andalannya akibat diberlakukan regulasi itu.

Menurutnya, itu membawa dampak positif karena atlet-atlet baru bisa tampil di ajang yang lebih tinggi. ”Karena untuk bisa ikut Porprov itu tidak mudah,” ujar dia. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Proprov #cabor #Atlet Andalan #Kabupaten Malang