MALANG KOTA - Penggawa Arema FC mempunyai jersey tanding baru.
Kemarin (25/10), manajemen Arema FC memperkenalkan jersey third atau ketiga tim untuk kompetisi musim 2024/2025.
Kostum itu rencananya langsung dikenakan Wiliam Marcilio dan Arema FC saat melawan Persija Jakarta nanti malam (19.00 WIB).
Kostum terbaru Arema FC mempunyai warna utama hitam dengan kombinasi merah di bagian kerah, lengan, pinggang, logo klub, dan logo apparel Etams.
Dalam jersey terbaru itu, logo Arema FC dimodifikasi dengan ditambahkan hologram.
Karena itu, penampakan logo klub mempunyai dua versi.
Pertama terlihat bertuliskan AFC dengan warna merah.
Kedua logo klub seperti pada umumnya, Arema FC dengan lambang singa mengepal.
Manajer Official Store Arema FC Tjiptadi Purnomo menjelaskan, pemilihan warna hitam dan merah terinspirasi dari jersey Singo Edan tahun 2006.
Pada waktu itu, dengan jersey warna hitam, penggawa Singo Edan berhasil menjadi juara Copa Dji Sam Soe.
”Jadi masih satu visi dengan tema back to victory,” ungkap dia.
Jersey third Arema FC itu menggunakan bahan arrow knit.
Kain jenis itu membuat permukaan jersey terasa lembut dan tidak panas.
Selain itu, juga elastis saat digunakan untuk aktivitas sepak bola.
Kelebihan itu, dipercaya mampu menunjang pergerakan para pemain di lapangan.
Pria yang akrab disapa Adi itu mengatakan, jersey ketiga itu bentuk dedikasi klub memberikan yang terbaik bagi elemen suporter.
Menurutnya, desain kolaborasi mereka dengan Etams membawa kesan dinamis dan elegan.
”Jersey ini membawa angin segar bagi klub dan seluruh Aremania,” jelasnya.
Sementara itu, Manajer Bisnis Arema FC Munif Bagaskara Wakid menyebut, ide membuat logo hologram dan menampilkan AFC bukan tanpa alasan.
Salah satu tujuannya untuk menciptakan kesan futuristic di kostum tim.
Sekaligus, menegaskan identitas klub.
”Konsep jersey ketiga ini sudah kami kulik sejak awal musim ketika klub menandatangani kontrak bersama Etams Indonesia,” jelas alumnus Universitas Brawijaya itu.
Saat itu Arema FC memberikan tantangan untuk apparel asal Kalimantan Timur itu, menghadirkan gaya baru dalam industri jersey sepak bola di tanah air. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana