Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Generasi Emas Akademi Arema Seriusi Karier Kepelatihan

Galih R Prasetyo • Minggu, 3 November 2024 | 19:00 WIB
AMBIL LISENSI B: Dendi Santoso (kiri) berebut bola dengan Achmad Maulana Syarif dalam sesi latihan di Stadion Soepriadi. Kursus kepelatihan selama dua pekan.
AMBIL LISENSI B: Dendi Santoso (kiri) berebut bola dengan Achmad Maulana Syarif dalam sesi latihan di Stadion Soepriadi. Kursus kepelatihan selama dua pekan.

BANTUL - Dunia kepelatihan sepertinya menjadi profesi yang akan ditekuni Johan Ahmat Farizi dan Dendi Santoso ke depan.

Salah satu indikasinya, Jhon dan Dendi semakin serius dalam meniti karier dalam bidang itu.

Kemarin, Jhon dan Dendi tidak masuk lineup tim melawan Barito Putera karena menjalani kursus kepelatihan di Jogjakarta.

Sebelumnya pada Desember 2020 lalu, kedua pemain jebolan Akademi Arema itu mengikuti kursus kepelatihan lisensi C di Malang.

Liga 1 yang berhenti akibat pandemi menjadi salah satu penggerak mereka merintis jalan sebagai juru taktik.

Hasilnya positif, Jhon dan Dendi berhasil mendapat lisensi C.

Saat ini keduanya menjalani kursus kepelatihan lisensi B modul satu.

Program tersebut diperkirakan akan berlangsung selama dua sampai tiga pekan.

Level kepelatihan itu menjadi syarat sebelum melangkah ke lisensi A.

Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli tidak mempermasalahkan pilihan yang diambil dua pemain senior tim tersebut.

Menurutnya, Dendi dan Jhon sudah berkomunikasi dengan dirinya terkait kursus kepelatihan sejak lama.

Karena itu, dia memberi izin mereka untuk absen saat lawan Barito Putera, kemarin.

”Kami harus menerima itu, dan menghormati keputusan mereka dan klub,” paparnya.

Berdasar informasi yang dia dapatkan, ditinggal pemain senior untuk mengambil kursus kepelatihan bukan hal pertama terjadi.

Menurutnya klub Liga 1 lainnya juga pernah mengalaminya.

Ya, pemain senior lokal di Liga 1 memang cukup banyak yang mulai merintis jalan sebagai pelatih.

Di antaranya, Achmad Jufriyanto, Rizky Pora, sampai Hamsamu Yama.

Lebih lanjut, Joel melihat kedua pemain tersebut memang harus menyiapkan masa depan.

Alasannya, supaya tidak kesulitan melanjutkan karier seusai dari sepak bola.

”Saya pikir penting untuk mereka memikirkan masa depan,” kata mantan nakhoda Al-Riyadh tersebut.

Di tempat terpisah, Kapten Arema FC tidak membantah tengah menjalani kursus kepelatihan lisensi B.

Menurutnya, dia melanjutkan karier yang sudah dibangun beberapa tahun lalu.

”Kursus kepelatihan selama dua minggu,” paparnya kepada wartawan koran ini kemarin. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #karier #kepelatihan #Dendi Santoso #Johan Ahmat Farizi