CABOR arung jeram Kota Malang mempunyai ambisi besar pada Porprov Jawa Timur 2025 mendatang.
Mereka berniat mempertahankan raihan emas mereka untuk Kota Malang pada tahun sebelumnya.
Karena itu, atlet arung jeram Kota Malang melakukan proses latihan lebih panjang sebelum tampil di kejuaraan.
Sebagai informasi, cabor arung jeram Kota Malang mendapat enam medali pada Porprov Jatim 2023 lalu.
Perinciannya, satu medali emas dan lima perak.
Pelatih Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Malang Sahlan Junaedi menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, mereka sudah mempunyai tiga tim.
Satu tim terdiri dari enam atlet.
”Kami juga mempunyai dua atlet cadangan jadi total keseluruhan ada 20 orang,” jelas dia.
Mereka sudah latihan rutin sejak Juni lalu.
Sungai Bangau di wilayah Kelurahan Sawojajar menjadi lokasi para atlet menempa diri.
”Dalam sepekan, kami tiga kali berlatih,” tutur pria berusia 41 tahun itu.
Dia mengatakan, menu latihan FAJI Kota Malang tidak melulu soal teknik.
Tetapi aspek fisik para atlet turut diperhatikan.
Karena itu, mereka membagi porsi latihan dua kali di gym.
Lalu sekali latihan teknik di sungai.
Sahlan mengatakan, latihan fisik sangat penting bagi para atlet.
Itu karena, olahraga arung jeram menuntut para atletnya untuk memiliki kekuatan dan daya tahan yang tinggi.
Menurutnya, target minimal bagi FAJI Kota Malang adalah mempertahankan satu emas.
Namun, mereka tetap berkeinginan menambah raihan tersebut.
Itu karena, semua atlet-atletnya yang sudah mempunyai jam terbang di Porprov Jatim 2023 lalu.
”Tinggal didukung dengan fasilitas yang bagus, persiapan kami akan semakin solid,” ungkap Sahlan. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana