PADANG - Laga Arema FC kontra Semen Padang nanti sore (27/12) pukul 15.30 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, menjadi ajang reuni bagi kedua nakhoda tim.
Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida pernah menukangi Singo Edan pada musim 2021/2022.
Saat itu dia ditemani Kuncoro sebagai asisten yang kini dipercaya menjadi juru taktik sementara Arema FC.
Karena itu, Kuncoro mengaku sangat mengenal taktik Almeida.
Pelatih asal Portugal itu selalu mengarahkan para penggawanya untuk bermain agresif.
”Saya lihat Semen Padang bermain lebih ngotot saat dilatih Coach Almeida,” ujar dia.
Menurut Kuncoro, permainan agresif kini lebih menonjol di sektor pertahanan tim asal Sumatera Barat itu.
Dia menilai lini pertahanan Semen Padang mempunyai keunggulan dalam situasi head to head.
Jan Carlos Vargas menurutnya sangat agresif untuk mematahkan serangan lawan.
”Ini jadi tantangan bagi sektor serang kami,” ucap mantan pemain Persija Jakarta itu.
Saat ini Semen Padang berada di posisi 17 klasemen sementara BRI Liga 1.
Tim berjuluk Kabau Sirah itu pun sedang berjuang lepas dari zona degradasi.
Meski demikian, Kuncoro tetap mewaspadai kejutan yang mungkin diberikan oleh Gala Pagamo dan kawan kawan di lapangan.
Kuncoro bahkan mengaku sudah menyiapkan kontra strategi.
Yakni lebih dominan pada penguasaan bola.
Menurutnya, hal itu bisa membuat mereka mengontrol permainan, lebih sering menciptakan peluang, dan lolos dari agresivitas penggawa Kabau Sirah.
Pelatih berusia 51 tahun itu pun yakin mampu menerapkan strategi penguasaan bola.
Apalagi satu pemain tengah Arema FC, Arkhan Fikri, sudah kembali setelah membela Timnas Indonesia pada gelaran AFF Cup 2024.
Gelandang Serang Wiliam Marcilio memang belum pulih dari cedera otot adduktor.
Kemungkinan Kuncoro akan mengandalkan Muhammad Rafli.
”Kami masih punya banyak pemain. Jadi tidak perlu memaksakan pemain yang cedera,” ungkapnya.
Mentalitas pemain juga dinilai menjadi modal tersendiri pada pertandingan nanti sore.
Arema FC telah mengakhiri tren tiga pertandingan tanpa kemenangan setelah mengamankan tiga poin melawan PSBS Biak pekan lalu.
Di kubu lawan, Semen Padang masih berada di papan bawah klasemen dan membuat mentalitas pemain belum stabil.
Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Semen Padang Eduardo Almeida yakin bisa mendapatkan tiga poin dari Arema FC.
Apalagi mereka bermain di rumah sendiri.
Artinya, para pemain mendapatkan dukungan moral dari para suporter.
”Kami sudah mempersiapkan segalanya untuk laga nanti,” tutur dia.
Eduardo justru berpendapat bahwa timnya memiliki motivasi lebih untuk menang.
Itu karena mereka dituntut lepas dari lepas dari zona degradasi.
”Tiga poin dari laga nanti begitu penting untuk kami,” ujar mantan pelatih RANS Nusantara FC itu. (tio/fat)
Editor : Aditya Novrian