KETERBATASAN tidak menghentikan cabor Baseball dan Softball Kota Malang meraih prestasi.
Mereka berhasil meraih capaian positif di sejumlah kejuaraan.
Salah satunya, membawa pulang medali perunggu di nomor slowpitch Pekan Olahraga Wanita Provinsi (Porwaprov) Jawa Timur 2024 pada akhir tahun lalu.
Ketua Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kota Malang
Agustin Tri Wulandari sangat bangga dengan hasil yang didapatkan para atletnya.
Itu karena, mereka hanya mempersiapkan tim selama tiga hari saja.
Mulai dari penjaringan atlet sampai latihan.
”Pemberitahuan kejuaraan mendadak. Kami juga belum punya tim untuk nomor slowpitch,” jelas dia.
Karena itu, Perbasasi Kota Malang memutuskan untuk merekrut guru-guru olahraga perempuan di Kota Malang.
Tujuannya, lebih mudah menerima materi latihan.
Selain itu, Perbasasi Kota Malang masih kekurangan dalam hal peralatan.
Mulai dari bola sampai tongkat pemukul.
Itu karena, sampai saat ini pengajuan pengadaan alat mereka belum disetujui KONI Kota Malang pada tahun lalu.
Mereka dijanjikan pada tahun 2025 ini.
Berdasar informasi yang dia terima, daerah lain sudah mempunyai tim sendiri.
Karena itu, persiapan mereka lebih matang.
Lalu didukung dengan peralatan yang lebih lengkap.
”Jadi memang kami membidik target terpenting prestasi dulu,” tutur Agustin.
Menurutnya, hal tersebut mempunyai dua tujuan.
Pertama membangkitkan motivasi atlet.
Kedua, sebagai upaya unjuk gigi jika cabor punya potensi yang besar.
Ke depan, dia dan tim akan terus melakukan persiapan.
Mereka melakukan itu supaya berprestasi di Porprov Jatim. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana