Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Sulit Menang Bermain di Tempat Netral

Galih R Prasetyo • Jumat, 24 Januari 2025 | 00:10 WIB
UJIAN BERAT: Brandon Scheunemann (kiri) menempel ketat Iksan Lestaluhu dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Brawijaya, Selasa lalu (21/1). SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG
UJIAN BERAT: Brandon Scheunemann (kiri) menempel ketat Iksan Lestaluhu dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Brawijaya, Selasa lalu (21/1). SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG

Hanya Sekali Kalahkan Persib Bandung 

MALANG KOTA - Melawan Persib Bandung di tempat netral selalu tidak mudah untuk Arema FC. 

Sejak Liga 1 musim 2021/2022 sampai 2024/2025, Singo Edan hanya sekali menang. 

Berdasar catatan wartawan koran ini, dari empat pertemuan terakhir di tempat netral, Persib menang dua kali. 

Satu laga lainnya berakhir imbang dengan skor 3-3. 

Kemenangan Arema FC atas Persib di tempat netral terjadi pada putaran pertama Liga 1 musim 2021/2022 lalu. 

Karena itu, kemenangan atas Maung Bandung di Blitar nanti akan menjadi catatan spesial untuk Julian Guevara dkk. 

Seperti diketahui Singo Edan dalam dua laga terakhir di BRI Liga 1 belum meraih tiga poin. 

Musim ini Stadion Soepriadi juga tidak selalu angker untuk tim tamu. 

Dari tujuh pertandingan di sana, Dendi Santoso cs menang tiga kali, dua kali kalah, dan sisanya bermain imbang. 

Borneo FC, Persis Solo, Dewa United, Persija Jakarta, menjadi tim berhasil mencuri poin dari Stadion Soepriadi. 

Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes tidak khawatir dengan statistik negatif tersebut. 

Menurutnya, elemen tim dalam kepercayaan diri untuk meraih hasil positif. 

”Saya minta kepada Aremania semua untuk datang ke Blitar mendukung para pemain,” jelasnya. 

Bagi juru taktik asal Portugal itu, laga di Stadion Soepriadi nanti menjadi kesempatan untuk bangkit bersama. 

Artinya, klub, pemain, dan suporter saling support untuk akhiri tren negatif di dua laga sebelumnya. 

Dia percaya, dukungan pemain ke-12 akan memberi energi tambahan untuk elemen tim. 

Nakhoda Arema FC berusia 48 tahun itu tidak memungkiri, Persib merupakan tim yang kuat. 

Punya pemain-pemain berkualitas dan mental tim bagus. 

Baik itu saat bermain di kandang dan tandang. 

”Tentunya, kami tidak bisa menunjukkan kualitas dan performa sama seperti laga-laga sebelumnya,” tutur Gomes. 

Begitu juga dukungan suporter, harapannya tribun Stadion Soepriadi menghadirkan laga yang luar biasa untuk pemain di lapangan. 

Waktu empat hari persiapan, tim pelatih dan pemain Arema FC fokus untuk mencari formula permainan terbaik. 

Detail-detail permainan, seperti penyelesaian akhir dan komunikasi bertahan ditingkatkan. 

Transisi permainan juga diasah sebagai antisipasi kekuatan Persib. 

Di tempat terpisah, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi berharap, timnya bisa mendapatkan hasil maksimal di laga kontra Persib. 

Meski, belum bisa bermain di Stadion Kanjuruan pada waktu tersebut. 

”Saya selalu optimistis, kami bisa menjadi lebih baik kedepannya,” tutur pria yang akrab disapa Inal itu. 

Menurutnya, statistik yang kurang baik bukan sebuah alasan untuk menyerah. 

Tapi, harus menjadi motivasi elemen tim untuk segera mengakhirinya. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #persib bandung #sekali #tempat netral #menang #Singo Edan #liga 1