USAHA untuk menelurkan pemain-pemain futsal berkualitas dari Bhumi Arema terus dilakukan.
Salah satunya melalui event Garuda Futsal League (GFL) seri II.
Ajang itu berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang sejak Sabtu lalu (25/1).
Sebagai informasi, GFL merupakan turnamen futsal amatir.
Ajang itu menyasar tim-tim futsal tingkat SMA di beberapa kota di Indonesia.
Tahun ini, GFL direncanakan akan berlangsung di tiga kota.
Sebelum berlangsung di Kota Malang, kejuaraan itu hadir di Kota Surabaya, bulan September 2024 lalu.
”Dari awal, turnamen ini memang menjadi ajang mencari bibit-bibit pemain futsal muda di Indonesia,” tutur Founder Garuda Futsal League Muhammad Akhva Aulia Nusantara.
Pemain-pemain terbaik di GFL akan mendapat fasilitas untuk menjadi penggawa futsal profesional.
Salah satu caranya dengan diikutkan trial ke klub klub Pro Futsal League (PFL).
”Kalau kemarin seri Surabaya, kami kerja sama dengan Bintang Timur Surabaya,” ungkap dia.
Sementara untuk seri II, GFL menggandeng Unggul FC Malang untuk menjadi partner.
Nanti, pemain-pemain yang menonjol mengikuti training camp bersama klub berlogo singa bermahkota itu.
”Kami juga berusaha mengorbitkan pemain-pemain GFL dengan menyertakan data performa mereka di website garudaleague.id,” jelas Akhva.
Di sana, statistik para pemain lengkap. Mulai dari jumlah tembakan, passing, dan goal. Selain itu, statistik disiplin berupa jumlah pelanggaran, kartu kuning, dan kartu merah juga disertakan. Hal itu memfasilitasi klub-klub PFL. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana