PERSIAPAN tim sepak bola putra Kota Malang untuk Porprov Jawa Timur 2025 mendapat kendala.
Program latihan mereka sebelum tampil di kejuaraan multi-cabor itu tersendat.
Berhenti selama satu bulan terakhir.
Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Kota Malang Jonathan Agusprihatno menjelaskan, persiapan terhenti akibat faktor non-teknis.
Kontraknya dan para pemain di tim sepak bola Porprov Kota Malang belum diperpanjang.
Akibatnya, tidak ada aktivitas latihan untuk sementara.
”Sampai saat ini belum ada surat keputusan (SK) perpanjangan dari KONI Kota Malang,” paparnya kepada wartawan koran ini kemarin.
Agus mengatakan, durasi kontraknya dengan pemain selesai bulan Desember 2024 lalu.
Saat latihan terhenti, tim sepak bola Kota Malang tengah membangun kerangka tim untuk Porprov Jatim 2025.
Agus mengatakan, sudah memberikan nama-nama pemain yang akan mengikuti Pusat Pelatihan Kota (Puslatkot) tahun ini.
Mantan pemain Singo Edan itu menyayangkan situasi tersebut.
Itu karena, berpotensi membuat persiapan tim menjadi terbengkalai.
Dia pastikan akan memengaruhi performa para pemain saat terus tidak ada aktivitas latihan rutin.
”Soal prestasi, sebetulnya saat Popda lalu kami sudah buktikan bisa juara 1,” jelasnya.
Meski begitu, Agus masih mempunyai secercah harapan.
Itu karena, ada empat pemain yang sedang berlaga di Liga 4.
Jawa Pos Radar Malang sudah melakukan konfirmasi kepada pihak KONI Kota Malang.
Lewat sekretaris Yudo Nugroho.
Namun, sampai berita ini ditulis belum ada jawaban. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana