Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Pemain Asing di Skuad Arema FC Kuasai Menit Bermain

Galih R Prasetyo • Selasa, 4 Februari 2025 | 19:50 WIB
MENJADI ANDALAN: Dalberto Luan Belo (kanan) berusaha melewati Jaimerson da Silva di laga BRI Liga 1 pekan ke-21, kemarin. (MO AREMA FC FOR RADAR MALANG)
MENJADI ANDALAN: Dalberto Luan Belo (kanan) berusaha melewati Jaimerson da Silva di laga BRI Liga 1 pekan ke-21, kemarin. (MO AREMA FC FOR RADAR MALANG)

Selalu Tampil sejak Pekan Pertama sampai 21

BLITAR- Lucas Frigeri, Charles Lokolingoy, dan Dalberto Luan Belo tidak tergantikan di skuad Arema FC.

Melawan Bali United kemarin, menjadi laga ke-21 untuk mereka tampil.

Jumlah itu menjadi yang tertinggi di antara penggawa Singo Edan lain.

Kesempatan bermain ketiga nama itu lebih banyak dibandingkan penggawa lokal lama di skuad Singo Edan.

Di antaranya Jhon Alfarizi, Dendi Santoso, dan Dedik Setiawan.

Termasuk dua young guns andalan tim, Arkhan Fikri dan Achmad Maulana Syarif.

Selama bermain, ketiga legiun asing itu mencatatkan statistik yang cukup positif.

Dalberto menorehkan 10 gol dan dua assist.

Lokolingoy menciptakan enam gol.

Sedangkan, Lucas Frigeri mencacatkan lima nirbobol dan 63 save.

Jumlah kesempatan bermain itu kontra dengan musim lalu.

Pada Liga 1 musim 2023/2024, pemain lokal yang menguasai menit bermain.

Dedik Setiawan dan Dedi Santoso paling banyak tampil dengan 32 laga.

Lantas, apa yang menjadi alasan ketiga legiun asing itu selalu bermain? Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan, ketiganya selalu mendapat kepercayaan bermain karena performa.

”Mampu menunjukkan penampilan yang baik di latihan,” katanya.

Photo
Photo

Mantan pemain Persija Jakarta itu menjabarkan, tim pelatih mengukur kesiapan pemain tampil dalam sesi latihan.

Dari momentum itu, akan diketahui mana penggawa tim siap tampil maksimal.

Dan sesuai dengan strategi yang akan diterapkan.

Berangkat dari itu, dia memastikan tidak ada anak emas di skuad Arema FC.

Semua penggawa tim punya kesempatan bermain sama di mata pelatih kepala.

Karena itu, dia berharap elemen tim berusaha maksimal saat ingin tampil.

Terlepas dari itu, ketiga pemain tadi juga dilihatnya selalu berusaha bermain maksimal saat dipercaya berlaga.

”Instruksi pelatih bisa mereka terapkan dengan baik,” katanya.

Beberapa kali Frigeri, Lokoligoy, dan Dalberto menjadi salah satu kunci kemenangan tim.

Contohnya pada laga melawan Bali United kemarin, Frigeri melakukan save krusial.

Seperti pada babak pertama laga.

Dia menghalau tendangan Rahmat Arjuna yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan dirinya.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, pemain yang tampil penentunya pelatih kepala.

Manajemen tidak pernah melakukan intervensi.

”Kami percaya pemain yang dipilih merupakan penggawa terbaik untuk bertanding,” katanya.

Karena itu, dia tidak terkejut saat dilakukan rotasi pemain.

Seperti diketahui, dalam laga kemarin ada tiga perubahan dilakukan tim pelatih.

Ze Gomes memainkan Choi Bo-kyung dan Bayu Setiawan yang di laga lawan Persib tidak bermain.

Dalberto bermain sejak menit awal.

Sedangkan, Wiliam Marcilio dan Julian Guevara tampil dari bangku cadangan.

”Intinya manajemen mendukung semua keputusan pelatih,” katanya. (gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Dalberto Luan Belo #Arema FC #lucas frigeri #Blitar #melawan Bali United malam ini #Charles Lokolingoy