Unggul FC Malang Lawan Tim Papan Atas
MALANG KOTA - Andres Dwi Persada dkk tidak bisa bersantai selama jeda panjang.
Mereka harus memanfaatkan waktu 12 hari untuk bersiap dengan maksimal.
Itu karena, Unggul FC Malang dijadwalkan melawan tim papan atas seusai jeda.
Berdasar jadwal Pro Futsal League (PFL) yang sudah dirilis, Unggul FC Malang akan menghadapi Fafage Banua, 22 Februari.
Sehari berselang melawan Bintang Timur Surabaya (BTS).
Laga itu digelar di PFL seri Papua pekan ke-7.
Laga tersebut bakal krusial untuk klub bermarkas di Unggul Sport Center itu.
Alasannya, menjadi kesempatan mereka terus bersaing di posisi tiga besar.
Seperti diketahui pada PFL pekan ke-6 di Papua, Andres Teran cs tidak berlaga.
Sedangkan tim kompetitor terus bertanding.
Secara otomatis ada kesempatan melebarkan jarak poin dengan Unggul FC Malang.
Atau, menyamai poin mereka.
Perlu diketahui, Fafage Banua bertanding dua kali pada pekan ke-6.
Melawan Black Steel dan Rafhely FC.
Sedangkan Sadakata United yang berada di peringkat empat melawan Halus FC dan Cosmo JNE.
Saat ini, Sadakata United terpaut lima poin dengan Unggul FC Malang yang mengoleksi 19 angka.
Begitu juga dengan Black Steel FC yang ada peringkat lima (selengkapnya lihat grafis).
Sadar dengan tantangan itu, penggawa Unggul FC Malang tidak libur lama saat jeda panjang.
Berdasar informasi yang diterima wartawan koran ini dari internal klub, mereka hanya off latihan dua hari.
Rabu besok (12/2) mulai bergegas menempa diri.
Langsung menjalani dua menu latihan sekaligus selama dua hari ke depan.
Fisik dan taktikal.
Mereka kembali libur Minggu (15/2) dan lanjut latihan keesokan harinya.
Pelatih Unggul FC Malang Joao Almeida mengatakan, selama mengikuti kompetisi tidak boleh lengah.
Alasannya, tim kompetitor terus berusaha bersaing di PFL.
”Karena itu kami harus berusaha terus meningkat setiap pekan,” ungkapnya.
Pelatih asal Portugal itu yakin, elemen tim juga menyadari hal tersebut.
Saat mereka mengendurkan performa akan sulit bersaing di laga selanjutnya.
Alasan itulah yang membuat tim selalu punya program jangka panjang.
Di tempat terpisah, Anchor Unggul FC Malang Ahmad Khoeron menjelaskan, kesalahan-kesalahan individu harus diperbaiki.
Menurutnya, aspek itu menjadi penyebab pada seri Makassar belum berhasil meraih enam poin.
”Saat kami kalah, tim kurang fokus dan ada hal-hal sepele seharusnya bisa dihindari,” ucapnya.
Nanti saat jeda panjang hal tersebut wajib diperbaiki.
Dia melihat saat problem itu kembali terulang bisa membuat performa tim kurang baik.
Sementara itu, Ala Unggul FC Malang Guntur Sulistyo melihat, wajib untuk tim tidak cepat berpuas diri seusai menang.
”Saya pikir kompetisi musim ini jauh lebih kompetitif dari sebelumnya,” kata dia. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana