START Persema Malang di laga perdana babak 8 besar Liga 4 Jawa Timur berjalan mulus, Selasa lalu (11/2).
Bledek Biru berhasil mengalahkan Inter Kediri dengan skor 3-0 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.
Tiga gol Persema diciptakan Dwi Safaat menit 34, Ricga Febiyan 59 dan M. Ridwan 70.
Kemenangan tersebut membuat statistik tidak terkalahkan alias unbeaten Persema berlanjut.
Anak asuh Ahmad Bustomi tercatat belum tumbang dalam empat laga beruntun.
Tiga kemenangan sebelumnya didapatkan saat menjalani fase 16 besar di Batu.
Pelatih Kepala Persema Ahmad Bustomi tidak memungkiri secara hasil anak asuhnya mendapat capaian positif.
Namun, dia melihat Alan Nuri dkk masih punya sejumlah pekerjaan rumah.
”Salah satu yang perlu kami perbaiki pengambilan keputusan,” kata dia.
Mantan pemain Mitra Kukar itu menjabarkan, saat melawan Inter Kediri, penggawa tim membuat pelanggaran sepele.
Akibat dari hal itu, Bledek Biru dihukum penalti.
Namun, untungnya kiper Persema mampu membuat penyelamatan.
”Semua pemain saya harus bermain bersih dan pintar di dalam kotak penalti,” paparnya.
Menurutnya, saat kejadian serupa terulang di laga selanjutnya akan sangat merugikan.
Apalagi, dia memprediksi pertandingan selanjutnya tidak mudah.
Sebagai informasi, Sang Maestro lolos ke babak 8 besar sebagai juara grup KK.
Mereka lolos dengan mengoleksi poin sembilan.
Itu merupakan hasil dari tiga laga selalu meraih kemenangan. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana