KABUPATEN - Penggawa Unggul FC Malang menjalani latihan berbeda selama Ramadan.
Andres Teran dan kawa-kawan hanya akan melangsungkan latihan individu.
Program tersebut bisa dilangsungkan elemen tim dari daerah asal mereka.
Pelatih Kepala Unggul FC Malang Joao Almeida menjelaskan, latihan individu diberikan karena dua alasan.
Pertama, memberi kesempatan pemain kumpul keluarga selama Ramadan.
Kedua, tidak ada pertandingan Pro Futsal League (PFL) saat Ramadan.
”Kami memberi kesempatan mereka (pemain) sedikit melonggarkan latihan,” kata juru taktik asal Portugal itu.
Menurut Joao, Anton Cahyo cs sebelumnya menjalani laga PFL yang padat.
Mulai Desember 2024 sampai Februari 2025.
Program itu juga bagian persiapan sebelum menjalani jadwal putaran kedua.
Dilihatnya, PFL nanti akan panjang.
Karena mempertandingkan babak reguler sampai play-off elite.
Sebelum itu, pada bulan April elemen tim akan bertanding di Nation Cup.
Meski begitu, Joao mengatakan, latihan individu para pemain akan diawasi dengan ketat.
Caranya, elemen tim wajib setor video saat menjalankan program latihan.
Lalu, tim juga melakukan latihan virtual.
”Para pemain tidak sepenuhnya bebas. Mereka tetap menjalankan program yang kami siapkan dari rumah masing-masing,” katanya.
Program akan diberikan dalam intensitas sedang.
Selama sepekan, latihan empat sampai lima kali.
Nakhoda tim berusia 48 tahun itu optimistis, pemain Unggul FC Malang akan profesional.
Artinya, menjalankan program dengan maksimal.
Itu karena, tim pelatih akan mengetahui siapa berlatih dengan baik dan tidak.
”Tentunya saat performa mereka turun. Akan merugikan pemain itu sendiri,” katanya.
Contohnya, tidak masuk proyeksi tim pada putaran kedua kompetisi nanti.
Di tempat terpisah, Pivot Unggul FC Malang Andres Dwi Persada siap untuk latihan individu.
Baginya, harus menjalani latihan mandiri bukan masalah.
”Fokus saya menjaga level permainan,” katanya. (wb3/gp)
Editor : Aditya Novrian