Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PERSEMA Malang Sudah Terbiasa Hadapi Jeda Pertandingan Sehari

Galih R Prasetyo • Rabu, 23 April 2025 | 18:00 WIB

TIDAK TERPENGARUH: Gelandang Persema Malang Ricga Tri Febiyan (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Persikos Sorong dalam laga Liga 4 Nasional, Selasa lalu (21/4).
TIDAK TERPENGARUH: Gelandang Persema Malang Ricga Tri Febiyan (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Persikos Sorong dalam laga Liga 4 Nasional, Selasa lalu (21/4).

SOLO-Para penggawa Persema Malang tidak bisa bersantai seusai menang pada laga perdana Liga 4 Nasional.

Itu karena, Ricga Tri Febiyan dkk hanya punya waktu sehari untuk bersiap. Hari ini (13.00 WIB) mereka dijadwalkan melawan kesebelasan asal Sumatera Utara Victory Dairy.

Selama babak 64 besar Liga 4 Nasional, pemain Bledek Biru akan bertanding selama tiga kali dalam kurun waktu lima hari. Mulai dari 21 April sampai 25 April mendatang.

Pelatih Fisik Persema Malang Eggy Nur Arfiansyah tidak memungkiri jeda waktu tersebut menjadi tantangan untuk tim. Menurutnya, waktu sehari untuk recovery kurang ideal. Tapi dia melihat, penggawa tim tidak akan mengeluh.

Baca Juga: Persema Menang Besar, Persikoba Lawan Bumara FC

Itu karena, bukan pertama Persema merasakan situasi tersebut. Pada Liga 4 zona Jawa Timur lalu, Alan Nuri cs juga punya jeda singkat sebelum berlaga di laga selanjutnya.

”Kami sudah tahu cara antisipasinya,” kata dia.

Bagi pemain inti atau sebelumnya sudah bermain selama 90 menit, Eggy hanya memberikan latihan ringan sehari seusai laga. Sementara untuk mempercepat proses pemulihan dilakukan ice bath. Upaya itu untuk mempercepat recovery otot seusai berlaga.

Sedangkan untuk pemain yang belum mendapatkan menit bermain atau tampil sebagai pengganti, menjalani latihan normal.

Baca Juga: Liga 4 Putaran Nasional, Persema Malang Harus Away ke Solo

Tujuannya, supaya level kebugaran terus terjaga dan siap untuk bermain saat dibutuhkan. Menurutnya, pemulihan yang singkat dan minimnya latihan dapat menurunkan ketahanan fisik pemain.

”Karena itu, secara mandiri pemain juga perlu memperhatikan proses recovery,” katanya.

Disiplin dalam menjaga waktu istirahat, misalnya. Menurutnya, cara itu paling ideal untuk menjaga kebugaran elemen tim. Sebelumnya untuk mengantisipasi kondisi itu, para pemain Persema diperkuat fisiknya.

”Kami menyiapkan modal fisik, supaya pemain bisa beradaptasi dan terus fit,” kata dia. (wb3/gp)

Editor : Aditya Novrian
#terbiasa #Sehari #jeda #malang #pertandingan #persema #Hadapi