MALANG - Kurash Kota Malang mempunyai pendekatan yang berbeda untuk mengasah kemampuan atletnya bertanding. Mereka memilih menggelar uji coba dengan cabang olahraga lain. Itu dilakukan untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus menghindari lawan mengetahui amunisi atlet mereka.
Wakil Ketua Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Kota Malang Roy Febriyanto mengatakan, memilih lawan yang punya kemiripan. Mereka biasanya bertanding melawan atlet dari cabor judo, sambo dan gulat.
”Kami memilih untuk melakukan uji coba melawan Judo Kota Surabaya dan Sambo Kabupaten Banyuwangi,” katanya. Roy melihat, pengalaman tersebut meningkatkan mentalitas bertanding atlet. Itu karena, dari sana bisa mengetahui gaya bermain yang berbeda dari cabor lain.
Lewat pertandingan itu, pihaknya dapat memahami cara mengatasi lawan yang mengandalkan kecepatan. Maupun lawan yang lebih berfokus pada kekuatan dan daya tahan.
Roy tidak memungkiri, lawan dengan gaya bermain tersebut akan mereka hadapi di Porprov Jatim IX 2025 nanti. Tapi, melalui program tersebut atletnya bisa lebih siap. Karena mempunyai antisipasinya.
Selain itu, uji coba tersebut dilakukan untuk menghindari strategi pertandingan mereka diketahui lawan. Baginya, hal tersebut penting. Karena berdampak ke rencana dan strategi mereka di pertandingan bulan Juni mendatang.
Dengan upaya tersebut, Kurash Kota Malang optimistis meraih delapan medali. Dengan perincian dua emas, dua perak dan empat perunggu. Cabor asal Uzbekistan itu, akan mengirimkan 12 atlet untuk diikutkan di Porprov Jatim 2025.
Sebelumnya, mereka melakukan persiapan yang cukup panjang. Mereka mulai start menempa diri sejak tahun 2024 lalu. Selama waktu, fisik, teknik, dan mentalitas bertanding atlet diasah. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho