Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cedera ACL: Maulana Syarif Harus Naik Meja Operasi

Galih R Prasetyo • Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:50 WIB
ABSEN LAMA: Achmad Maulana Syarif (kiri) berusaha melewati pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC Stjepan Plazonja dalam laga BRI Super League, 22 Agustus lalu.
ABSEN LAMA: Achmad Maulana Syarif (kiri) berusaha melewati pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC Stjepan Plazonja dalam laga BRI Super League, 22 Agustus lalu.

MALANG KOTA - BRI Super League 2025/2026 berakhir lebih cepat untuk Achmad Maulana Syarif. Eks pemain Persija Jakarta itu bakal melewatkan sisa kompetisi untuk fokus pemulihan. Maul-sapaan akrab Achmad Maulana-akan segera menjalani operasi untuk menyembuhkan cedera lutut.

”Hasil MRI (Magnetic Resonance Imaging) dia mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL),” ujar Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi SpKO. Salah satu penyebab problem itu, akibat Achmad mengalami salah tumpuan setelah dilanggar pemain lawan. Saat itu, lututnya tertekuk. 

Meski begitu, Achmad masih bisa berjalan dengan normal saat ini. Tidak memerlukan alat bantu untuk beraktivitas. Nanang menjabarkan, kondisi otot pesepak bola di bagian lutut harus senantiasa stabil.

Dikhawatirkan apabila tidak membaik akan membuat pemain berpotensi mengalami cedera berulang. Itu karena, bagian tersebut mudah kendur dan rusak strukturnya. ” Dijadwalkan dia akan operasi secepatnya,” jelas dia.  paparnya. 

Nanang memperkirakan, Achmad akan menepi selama enam sampai satu tahun. Pemain bernomor punggung 19 itu sejatinya bisa saja sembuh dalam waktu enam bulan. Namun, waktu ideal agar bisa kembali ke kondisi seperti sediakala sembilan sampai satu tahun.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memastikan kehilangan Achmad akibat cedera merupakan kerugian besar. Itu menyusul, sang pemain sudah menunjukkan performa yang baik dalam tiga laga terakhir. Pemain berusia 22 tahun itu juga menjadi andalan mengisi posisi full back

”Kami kehilangan Maulana (musim ini), benar-benar menjadi pukulan telak bagi tim. Kami berharap dia segera pulih,” ujar dia. Menurutnya, pemain bernomor punggung 19 itu tidak boleh menyerah. Berdasar pengalamannya di dunia sepak bola, ada banyak pemain kembali lebih kuat setelah mengalami problem tersebut. 

Menurutnya, pemain-pemain di skuad Arema FC sekarang beberapa ada yang punya pengalaman serupa. Namun, kembali lagi ke lapangan hijau. Memainkan olahraga yang paling dicintai sepanjang hidupnya.

Disinggung, apakah akan mencari pemain anyar untuk menggantikan Maul, Marcos belum bisa menjabarkan secara detail. Dia melihat, tim punya pemain yang bisa mengisi posisi yang ditinggalkan pemain asal Bandung tersebut. ”Situasi sekarang jendela transfer (pemain) juga akan ditutup,” katanya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #BRI Super League #Cedera #Singo Edan