ATLET Taekwondo Kota Malang dituntut terus kerja keras setelah gelaran Porprov IX Jatim 2025. Itu menyusul, akan mengikuti dua kejuaraan bergengsi bulan depan. Pertama, Pomnas XIX 2025 pada 19-27 September. Setelah itu, berlanjut berlaga di PON Bela Diri bulan Oktober.
Saat Pomnas XIX, ada tiga atlet Taekwondo Kota Malang yang berlaga dalam ajang itu. Mereka berasal dari beberapa kampus yang berbeda di wilayah Malang Raya. Ketiga atlet itu akan menjalani pemusatan latihan di Surabaya sebelum bertanding.
Ketua Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Kota Malang Thomas Tri Budi Dharma menjelaskan, atlet dipilih berdasar kemampuannya. Harus menjalani seleksi tingkat Jawa Timur terlebih dahulu. ”Mereka (atlet Malang) layak mengikuti Pomnas karena punya banyak pengalaman bertanding,” ujar dia. Seperti pernah meraih medali di Pomprov Jatim 2025, Porprov IX Jatim 2025.
Karena hal itu, dia optimistis anak asuhnya bisa meraih hasil terbaik. Thomas menekankan agar atletnya datang ke Kota Semarang dengan target tinggi. Mampu menunjukkan performa yang maksimal dan mengalahkan lawan-lawan di setiap laga.
”Harapannya, bisa membawa pulang (meraih) medali untuk Jawa Timur,” katanya. Menurutnya, capaian itu akan bagus untuk atlet. Menunjang karier atlet Taekwondo Kota Malang ke depan.
Terkait dengan aktivitas latihan, Thomas mengungkapkan banyak di antara atletnya menempa diri di kampus. Itu bagian dari menyesuaikan diri jadwal perkuliahan. ”Mereka sudah mengetahui apa saja yang perlu ditingkatkan saat latihan,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho