KABUPATEN - Peningkatan jumlah penjualan tiket dalam laga Super League pekan ke-6 tidak membuat manajemen Arema FC puas. Mereka akan terus berinovasi terkait tiket laga kandang Singo Edan. Tujuannya, untuk memudahkan Aremania memberi dukungan langsung.
Kategori tiket laga home yang tengah digodok manajemen adalah bundling untuk kelompok suporter kecil. Aremania yang menonton bersama rekannya berjumlah tiga sampai lima yang sebelumnya belum ikut komunitas suporter atau korwil.
Dalam dua laga lalu, manajemen Arema FC sukses menghadirkan tiket bundling family. Itu mengakomodasi keluarga yang ingin menyaksikan laga Singo Edan.
Manajer Bisnis Arema FC Munif Bagaskara Wakid menjelaskan, telah menganalisis penonton saat pertandingan kandang terakhir. Berdasar pengamatannya, banyak dari Aremania yang datang berasal dari small group atau kelompok kecil. Dari situ, muncul ide untuk membuat kategori baru tersebut.
”Misalnya, nanti menonton berlima jadi harganya yang semula perorangan jadi jauh lebih murah,” katanya. Munif merasa hal itu dapat memudahkan penonton yang datang dengan kelompok kecil. Apalagi jika mereka dari komunitas kecil dan tidak memenuhi persyaratan membeli tiket family bundling.
Dia menjabarkan, gambaran awal untuk tiket bubdling tersebut diperuntukkan untuk tiga sampai lima suporter. Saat Aremania membeli tiket budling small group itu akan ada potongan harga. Berapa besarnya, masih dihitung untuk saat ini.
Alumnus Universitas Brawijaya itu menjabarkan, pendataan akan jauh lebih mudah dengan jumlah kelompok suporter tidak banyak. Tujuan lainnya, menghindari potensi adanya calo tiket. Lantas, kapan tiket kategori tersebut bisa dibeli Aremania?
Munif belum bisa memastikan kapan tanggal peluncuran tiket kategori itu. Dia perlu mematangkan regulasi agar manajemen lebih mudah mengelolanya. Mereka juga perlu mempertimbangkan kemudahan akses dari pembeli tiket.
Alumnus Universitas Brawijaya itu yakin dengan adanya tiket kategori tersebut akan mengakomodasi Aremania yang memberi dukungan langsung. Dilihatnya, cukup banyak Aremania menonton bukan dari komunitas atau korwil. ”Semoga bisa kami realisasikan secepatnya,” harap dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho