Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

 Pemain Memar, Triple’S Berharap Insiden Mencederai Fair Play Tidak Terulang   

Aditya Novrian • Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:45 WIB

INGINKAN SANKSI TEGAS: Pelatih Kepala Triple’S Kediri Abdullah Choirul Umar inginkan Asprov PSSI Jatim beri sanksi yang adil.
INGINKAN SANKSI TEGAS: Pelatih Kepala Triple’S Kediri Abdullah Choirul Umar inginkan Asprov PSSI Jatim beri sanksi yang adil.

LANGKAH cepat diambil Triple’S Kediri seusai insiden yang menimpa salah satu pemainnya saat menghadapi Persekam Kabupaten Malang Kamis lalu (22/1). Pihaknya kini sedang aktif berkomunikasi dengan Asprov PSSI Jawa Timur untuk mengusut kejadian yang menimpa penyerang depan tim. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang.

 Pelatih Kepala Triple’S Kediri Abdullah Choirul Umar menyesalkan insiden yang terjadi dalam laga kedua Babak 16 Besar Liga 4 Jawa Timur Grup II. Itu karena, dalam pertandingan tersebut, para pemainnya seperti menghadapi lawan yang bermain keras. Tidak hanya itu, ada tendensi juga untuk menyakiti pemainnya.

Baca Juga: Liga 4 Regional Jatim: Persekam-Malang United Wajib Menang di Laga Kedua

 ”Kami melihat tidak adanya asas sportivitas sepanjang pertandingan Kamis lalu,” katanya.

Dia menjelaskan, kalau kejadian tersebut bermula dari situasi second ball, di mana penyerangnya hendak mengambil bola udara. Di sisi lain, penjaga gawang Persekam keluar dari kotak penalti untuk mengambil bola dengan lompatan. Namun, terjadi tabrakan seperti video viral di media sosial beberapa hari ini.

 Meski sempat tampil sebentar, Umar tidak ingin memaksakan pemain tersebut berada di lapangan. Seusai laga, penyerang tersebut langsung segera dibawa untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasilnya, pemain bernomor punggung 26 itu dinyatakan tidak mengalami luka serius, hanya mengalami memar saja.

Baca Juga: Kenangan Gelandang Singo Edan Tentang Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro

 Lantas, bagaimana respons Triple’S Kediri terhadap kejadian yang menimpa pemainnya? Umar menjabarkan kalau manajemen sudah berkomunikasi dengan Asprov PSSI Jatim untuk segera menyikapi insiden tersebut. Sebab, kejadian tersebut mendapatkan sorotan besar dari penggemar sepak bola Jawa Timur.

 Menurut Umar, sanksi terhadap klub dan pemain harus tegas. Itu karena, pertandingan yang melibatkan kekerasan semakin marak di Liga 4. Jika dibiarkan, kejadian serupa bakal lebih sering dilihat dan berpotensi membahayakan pemain yang bertanding. Dia berharap, sanksi yang dikeluarkan kepada Persekam bisa adil dan diterima semua pihak. (zan/gp)

Editor : Aditya Novrian
#batu #Liga 4 Jatim