RADAR MALANG – Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 akan menjadi acara olahraga musim dingin terluas yang pernah ada. Ajang ini tidak berfokus pada satu kota tuan rumah dalam semua kegiatannya.
Lebih dari 22.000 kilometer persegi di seluruh Italia Utara yang mencakup wilayah Lombardy, Veneto, dan provinsi otonom Trento dan Bolzano. Menandai transformasi besar dalam perihal logistik di olahraga internasional.
Upacara pembukaan Olimpiade ini akan dilaksanakan pada 6 Februari waktu setempat, yang akan digelar di Stadion San Siro. Model “Olimpiade Tersebar” ini digagas oleh penyelenggara dalam rangka menggunakan infrastruktur yang sudah ada.
Dilansir dari laporan Now26 oleh International Olympic Commiitee (IOC) sekitar 90 persen dari total 13 lokasi pertandingan memanfaatkan fasilitas yang sudah berdiri atau bersifat sementara. Menghindari risiko pembangunan gedung yang terabaikan setelah ajang berakhir, karena perubahan iklim yang rentan di pegunungan Alpen.
Keunikan dari olimpiade ini adalah debut cabang olahraga Ski Mountaineering (SkiMo), di mana atlet harus mendaki gunung menggunakan ski dan menuruni lereng dengan teknik tinggi.
Kemudian, untuk meningkatkan konektivitas di lokasi yang berjauhan, penyelenggara memperkenalkan teknologi siaran berbasis AI yang memberikan visual secara real time dan memberikan atlet perangkat Samsung Galaxy Flip7 Olympic Edition yang eksklusif.
Olimpiade Milano-Cortina 2026 ini akan menjadi yang tertinggi dalam hal keseimbangan gender, karena 47 persen atlet yang ikut serta adalah perempuan. Diproyeksikan bahwa keberhasilan model ini akan menjadi standar baru bagi tuan rumah masa mendatang. Italia sekarang bersiap untuk membuktikan semangat olimpiade dapat menyatukan orang di seluruh dunia.
Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian