SINGO EDAN bukan klub pertama Walisson Maia di Asia. Pemain asal Brasil itu tercatat sempat berkarier di kompetisi Kuwait dan Vietnam. Momen tersebut terjadi pada musim 2022 lalu.
Karier pertama Walisson di Asia bermula dengan bergabung bersama klub Kuwait. Dia memperkuat Al-Fahaheel SC pada musim 2021/2022. Sebelumnya dia bermain dengan klub asal Brasil Vila Nova FC.
Setelah dari Kuwait, pemain yang saat ini berusia 34 tahun itu hijrah ke kompetisi Vietnam. Di sana, dia bermain untuk Da Nang FC pada musim 2022/2023. Lima bulan berlaga untuk klub yang bermarkas di Stadion Hoa Xuan, Walisson lalu kembali ke Brasil memperkuat klub Seri B Criciuma EC pada musim 2023/2024.
Setelah itu, dia kembali bermain untuk klub lamanya Vila Nova FC pada musim 2024/2025 sampai pindah ke Arema FC. Selama kariernya, dia sudah bermain 283 dengan berhasil menciptakan lima gol dan empat assist.
Lantas, apa alasan Arema FC merekrut Walisson? General Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, ada sejumlah hal jadi pertimbangan tim. Pertama mengacu kepada kebutuhan tim yang butuh center back anyar. Itu menyusul, Luiz Gustavo mengalami cedera yang membuatnya absen sampai akhir musim.
”Setelah evaluasi dengan tim pelatih. Lini belakang membutuhkan tambahan kekuatan,” kata pria kerap disapa Inal itu. Berdasar hasil diskusi itu, Walisson jadi sosok yang ideal mengisi lini belakang Arema FC. Dia direkomendasikan pelatih kepala Marcos Santos.
Arema FC berharap adaptasi Walisson berjalan dengan cepat. Tidak menemui kendala untuk tune-in. ”Dengan kualitas yang dimilikinya, kami yakin dia bisa membantu tim,” katanya. (gp)
Editor : Aditya Novrian