KABUPATEN – Start Arema FC pada awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026 menjanjikan. Singo Edan mampu meraih enam poin dari tiga laga. Capaian itu lebih baik dibandingkan tiga pertandingan awal putaran kedua saat kompetisi musim 2024/2025.
Pada tiga laga awal putaran kedua musim lalu, Singo Edan gagal meraih poin. Merasakan tiga kekalahan beruntun dengan rata-rata kebobolan dua gol per laga. Saat itu, Arema FC tengah menjalani masa transisi kepelatihan dari Joel Cornelli ke Ze Gomes.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjelaskan, capaian itu sebagai buah dari evaluasi pada putaran pertama. Singo Edan melakukan pembenahan besar-besaran dari aspek tactical maupun komposisi pemain. ”Cara tersebut memberikan efek besar ke permainan tim,” katanya.
Berdasar pengamatan juru taktik asal Brasil itu, permainan anak asuhnya lebih efektif saat ini. Gabriel Silva cs mampu melancarkan serangan balik berbahaya. Saat menguasai bola, Dalberto Luan Belo dkk juga lebih klinis dalam melepaskan tembakan ke arah gawang. Mampu bertahan baik saat tanpa bola.
Menurutnya, salah satu efek positif lain dari enam poin Arema FC adalah amunisi anyar. Delapan penggawa baru tidak butuh waktu yang lama untuk tune-in. Dia mencontohkan bergabungnya Rio Fahmi dan Hansamu Yama saat menghadapi Persijap, membuat pertahanan tim bertambah solid. Sedangkan Walisson Maia jadi tambahan amunisi lini belakang yang bagus pada waktu melawan Persija, 8 Februari.
Meski timnya berhasil meraih hasil positif pada awal putaran kedua musim ini, nakhoda berusia 46 tahun itu tidak ingin membandingkan dengan capaian tim sebelumnya. Baginya, tim sekarang dan musim lalu mempunyai perbedaan. Mulai dari komposisi pemain, lawan dihadapi, sampai situasi di pertandingan.
Menurutnya, Arema FC akan lebih fokus menjaga tren positif putaran kedua kompetisi. Tim akan berjuang bersama-bersama meraih kemenangan pada setiap laga. ”Untuk terus meraih hasil positif, kami harus fokus mempersiapkan satu pertandingan ke pertandingan yang lain,” ujarnya.
Di tempat terpisah, General Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, senang dengan hasil positif yang dicatatkan tim pada awal putaran kedua. Menurutnya, modal tersebut bisa menjadi tambahan semangat untuk merangkak ke papan atas. Target tim bisa mencapai posisi lima besar.
”Kalau soal potensi (lima besar) pasti ada. Tetapi kami harus melihat perkembangan tim selanjutnya bagaimana,” tandasnya. Artinya para pemain tidak boleh merasa cepat puas. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho