SUDAH lebih dari satu dua bulan Pablo Oliveira menjalani latihan bersama Arema FC. Namun, pemain berusia 30 tahun itu belum kunjung mendapatkan kesempatan bermain. Dalam tiga laga terakhir, dia juga tidak masuk daftar susunan pemain Singo Edan untuk pertandingan BRI Super League.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, Pablo masih harus menjalani sejumlah program sebelum dipastikan siap seratus persen. Menurutnya, tim pelatih enggan terburu-buru memainkan penggawa tim asal Brasil itu. Satu tujuannya, menghindari risiko cedera yang lebih berat pada kemudian hari.
”Berdasar hasil diskusi dengan Dokter Tim, dia (Pablo) perlu dipastikan kekuatan otot lututnya,” terang bapak dua anak tersebut. Itu menyusul, baru saja kembali ke lapangan seusai menuntaskan pemulihan operasi lutut selama enam bulan. Meski begitu, dia mengalami perkembangan yang baik.
”Kami sudah melihat performa Pablo selama dua bulan terakhir. Dia menunjukkan progres lebih cepat,” ujar dia. Pria yang akrab disapa Inal itu menyebut, feeling ball pesepak bola berposisi gelandang tengah itu sudah kembali. Kondisi fisiknya juga hampir menyamai pemain lain saat ini.
Selama menjalani proses pemulihan dan adaptasi, Pablo dipastikan tidak mengalami kendala berarti. Sang pemain mampu melahap semua menu latihan dengan baik. Beberapa kali, Pablo dicoba masuk tim saat Arena FC tengah mempersiapkan skema permainan sebelum berlaga.
”Kemungkinan besar pada bulan Februari akhir. Atau paling lambat awal Maret mendatang (Pablo comeback),” katanya. Menurut Inal, kembalinya Pablo bisa menjadi tambahan kekuatan di lini tengah Singo Edan sepanjang putaran kedua. Terlebih, sekarang Betinho Filho tengah absen berlaga akibat cedera. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho