Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Nihil Victory di Bulan Suci, Arema FC Optimistis Ungguli Bali United

Bayu Mulya Putra • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:49 WIB

 

SAMA-SAMA INGIN MENANG: Determinasi Gabriel Silva bakal jadi andalan Singo Edan di laga nanti malam. Foto kanan, dari kubu Bali United FC ada gelandang Mirza Mustafic yang patut diwaspadai.
SAMA-SAMA INGIN MENANG: Determinasi Gabriel Silva bakal jadi andalan Singo Edan di laga nanti malam. Foto kanan, dari kubu Bali United FC ada gelandang Mirza Mustafic yang patut diwaspadai.

KABUPATEN - Salim Tuharea dkk belum pernah merasakan kemenangan saat bermain pada bulan Ramadan kali ini. Dari dua laga yang sudah dijalani, Arema FC hanya bisa meraih satu hasil seri dan satu kekalahan. Peluang untuk memperoleh tiga poin perdana itu bakal hadirkan nanti malam.

Singo Edan bakal menjamu Bali United FC di Stadion Kanjuruhan. Pelatih Kepala Arema FC Marcos mengakui, berpuasa seharusnya tidak menjadi alasan timnya kurang optimal. Itu karena, pertandingan selalu digelar pada malam hari. Di mana para pemain Muslim sudah berbuka puasa.

”Tim harus senantiasa beradaptasi terhadap segala kondisi, termasuk di situasi sekarang (bulan Ramadan),” kata nakhoda berusia 46 tahun tersebut. Dia mengaku, timnya juga sedang menyesuaikan diri selama latihan sepekan ini. Sebab, guyuran hujan sering terjadi pada sore hari.

SAMA-SAMA INGIN MENANG: Determinasi Gabriel Silva bakal jadi andalan Singo Edan di laga nanti malam. Foto kanan, dari kubu Bali United FC ada gelandang Mirza Mustafic yang patut diwaspadai.
SAMA-SAMA INGIN MENANG: Determinasi Gabriel Silva bakal jadi andalan Singo Edan di laga nanti malam. Foto kanan, dari kubu Bali United FC ada gelandang Mirza Mustafic yang patut diwaspadai.

Berdasar pengamatannya, hasil yang kurang memuaskan bukan disebabkan faktor di luar lapangan. Melainkan aspek tactical yang belum dijalankan dengan baik. Dia mencontohkan saat menghadapi Madura United FC.

Dalam laga itu, Arema FC tidak bisa mempertahankan kedudukan 2-1 sampai akhir laga. Mereka pun harus puas dengan raihan satu poin. Selama sepekan ini, mereka berlatih bagaimana mengantisipasi tim yang bermain dengan dua situasi, penguasaan bola tinggi dan counter attack cepat.

”Setiap mendapatkan bola, mereka selalu melancarkan serangan yang membahayakan. Karena itu, kami harus mengontrol penguasaan (bola) selama mungkin,” tambah eks pelatih Nautico Capibaribe tersebut.

Dengan bermain lebih dominan di lapangan, Marcos merasa tim lawan tidak akan banyak mendapatkan momentum. Singo Edan juga bisa mengatur tempo permainan untuk mengatur kapan waktu yang tepat melakukan serangan. Begitu juga saat mengantisipasi serangan balik dari lawan.

Marcos juga tidak menampik rekor minor skuadnya yang kalah dari tim berjuluk Serdadu Tridatu itu pada putaran pertama. ”Komposisi pemain (kami) saat ini berbeda, jauh lebih kuat sekarang. Amunisi baru kami dapat membantu tim dalam mencetak gol secepat mungkin,” kata dia.

Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Bali United FC Johnny Jansen menyebut kemenangan di laga nanti malam akan menjadi harga mati. Itu karena dalam enam laga terakhir, mereka mengalami paceklik kemenangan. ”Kami sudah memperbaiki berbagai hal yang menjadi permasalahan di laga sebelumnya,” ujar pelatih asal Belanda tersebut. (zan/by)

Editor : A. Nugroho
#Bali United FC #Arema FC #stadion kanjuruhan #malang