KEDISIPLINAN menjaga pola makan Kiper Unggul FC Malang tidak kendur selama bulan Ramadan. Dia berusaha tidak mengonsumsi makanan sembarangan dengan dua tujuan. Pertama menghindari overweight. Kedua untuk jaga masa otot.
Angga mengatakan, sebagai kiper futsal dan atlet profesional wajib konsisten mempunyai berat badan ideal. Itu karena, upaya itu jadi salah modal dalam untuk mengeluarkan performa terbaik. Baik itu saat latihan dan pertandingan.
”Setiap pemain dituntut selalu prima fisiknya. Saat tidak fit akan sulit bermain optimal,” katanya. Contohnya saat berat badannya overweight, akan menyulitkan dirinya untuk bergerak. Dampaknya, tidak bisa menjalankan tugas sebagai kiper.
Baca Juga: Tersangka Pembunuh PSK di Lowokwaru Dijerat Dakwaan Berlapis
Demi menjaga asupan makanan, Angga memilih untuk mengolah kudapan untuk berbuka dan sahur secara mandiri. Usaha itu, membuatnya bisa mengukur beberapa kalori yang masuk. Lalu menentukan makanan yang menunjang tubuhnya.
Selain itu, Penjaga gawang berusia 25 lebih menyukai memasak sendiri untuk menjaga kekuatan otot sekaligus mengontrol lemak dalam tubuh. Biasanya, dia memilih berbuka dengan kandungan protein tinggi seperti olahan ayam. Lalu, menjaga asupan karbohidrat setiap makan.
”Biasanya saya memilih (makanan) yang bisa digrill, lalu dikasih kecap atau saus sedikit biar ada rasanya,” ujar pemain asal Bandung tersebut. Kebiasaan tersebut sudah dilakukannya sejak lama. Awalnya, kebiasaan masak itu dilakukan saat berada di rumah. Lalu berlanjut saat bermain dengan Unggul FC Malang. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian