RADAR MALANG-WINGER muda Arema FC Salim Tuharea tengah merasakan puasa gol terlama sepanjang membela Arema FC. Selama delapan bulan, pesepak bola berusia 22 tahun itu belum bisa pecah telur. Melihat kondisi tersebut, dia bertekad mengakhiri paceklik gol pada pertandingan menghadapi Malut United, nanti sore.
Perlu diketahui, Salim menunggu tiga laga untuk mencetak gol perdana musim lalu. Saat itu, dia membobol gawang PSM Makassar. Sepanjang musim, total mencetak enam gol.
”Kondisi tersebut menjadi pembelajaran buat saya untuk bisa terus memperbaiki diri,” ungkap pemain asal Tulehu tersebut. Menurutnya, sektor sayap mempunyai persaingan ketat untuk sampai BRI Super League pekan ke-26. Tidak hanya berkompetisi dengan penggawa lokal, dia juga harus bersaing dengan legiun asing yang sedang dalam performa bagus.
Berangkat dari hal tersebut, fokusnya sekarang berusaha mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak dulu. Dia yakin gol akan datang saat dia berusaha keras di lapangan. Salim memastikan, situasi itu menjadi pemantik semangatnya untuk tingkatkan performa.
”Saya bakal memanfaatkan kesempatan itu (berlaga) untuk bisa bermain dan memberikan kontribusi besar (berupa gol dan assist),” katanya. Demi memuluskan langkah tersebut, Salim bakal menambah latihan sendiri. Meningkatkan chemistry agar bisa menjalankan skema serangan dengan optimal.
Menurutnya, dalam kondisi itu selalu mendapatkan dukungan penuh dari pemain Singo Edan. Elemen tim tak malas untuk memberinya masukan. Pelatih kepala Marcos Santos juga banyak membantunya untuk terus berkembang.
Sampai BRI Super League pekan ke-26, Salim tercatat bermain 13 kali. Perinciannya enam sebagai pemain pengganti dan sisanya tampil sebagai starting eleven. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo