RADAR MALANG-Kabar kurang mengenakkan datang dari skuad Arema FC. Pablo Oliveira dipastikan tidak bisa membela Singo Edan sampai akhir kompetisi 2025/2026. Itu akibat harus menjalani dua operasi sekaligus, yakni Anterior Cruciate Ligament (ACL) dan Medial Collateral Ligament (MCL).
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjabarkan, kekuatan kaki kiri Pablo tersebut melebihi batas normal, sebagai dampak dari masalah ACL yang menimpa di kaki kanan pada pertengahan musim lalu. Kondisi itu membuat otot lututnya menjadi tidak seimbang. Itu menyebabkan ligamen di bagian ACL dan MCL kirinya terputus.
”Setelah pemeriksaan MRI dan dokter, dia divonis alami MCL dan ACL, sehingga membuatnya harus segera naik meja operasi,” katanya. Rencananya, Pablo akan kembali ke Brasil untuk menjalani proses tersebut, Selasa mendatang (21/4). Klub harus rela kehilangan pemain bernomor 32 itu sampai akhir kompetisi.
Pria yang akrab disapa Inal itu menjelaskan, timnya sangat kehilangan sosok Pablo. Sebab, opsi pemain asing yang tersedia di skuad semakin sedikit. Itu membuat mereka harus bisa beradaptasi dengan skuad yang ada di enam laga tersisa.
Berdasar informasi yang diterima dari tim dokter, Inal menyebut pemulihan Pablo berlangsung cukup lama. Itu karena dirinya harus menjalani dua operasi di bagian lutut yang sangat krusial. Bahkan recovery mungkin lebih lama dari yang dilakukan Pablo pada pertengahan musim lalu.
Inal memastikan, pihaknya akan bertanggung jawab terhadap proses pemulihan Pablo. Itu karena, kontraknya masih tersisa sampai akhir musim. ”Kalaupun kontraknya sudah habis dan semisal tidak kami perpanjang, kami tetap menanggung pemulihannya,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo