LAMA tidak terdengar gaungnya, pemain jebolan SAD Uruguay Yericho Christiantoko menjalani petualangan baru dalam kariernya. Mantan pemain Sriwijaya FC itu bermain bersama Persikoba Batu. Tampil di kompetisi Liga 4 Regional Jawa Timur musim ini.
Bermain bersama Elang Putih menambah daftar panjang klub yang pernah dibela pemain berposisi fullback kiri itu. Selain Sriwijaya FC, dia pernah bermain dengan Arema FC, PSKC Cimahi, Kalteng Putra, PSS Sleman, Borneo FC, Persekat, musim lalu bermain untuk RANS Nusantara.
Pemain kelahiran Malang itu menjelaskan, dia punya tugas ganda selama bermain dengan Persikoba. Sebagai pemain punya jam terbang tinggi, yang bermain dengan pesepak bola muda berusia 18–21 tahun, Yericho diharapkan jadi salah satu figur senior.
Baca Juga: Persikoba Batu Harus Beradaptasi dengan Venue Netral
”Pemain senior hanya berjumlah lima orang di Liga 4. Jadi saya dan pemain lain juga harus menjaga mereka agar bisa tetap berkonsentrasi di lapangan,” ungkap Yericho.
Dia melihat, pemain muda harus terus didampingi. Itu karena masih belum matang secara emosional maupun pengalaman bertanding.
Karena itu, Yericho kerap melakukan pendekatan kepada pemain muda untuk berdiskusi soal performa di lapangan. Dia juga memberikan motivasi agar rekan-rekannya tetap bersemangat meski melakukan kesalahan. Dalam beberapa kesempatan, pemain bernomor punggung 20 itu turut berbagi pengalaman selama berkarier di sepak bola Indonesia.
Dia merasa, young guns Persikoba memiliki respek yang tinggi terhadap pemain yang lebih tua. Mereka juga mampu bermain dengan variasi tactical yang beragam.
”Anak-anak Persikoba sekarang punya kualitas bagus, tinggal perlu meningkatkan jam terbang saja,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho