KABUPATEN-RADAR MALANG – Struktur staf kepelatihan Arema FC berpotensi bertambah saat Marcos Santos bertahan musim depan. Pelatih asal Brasil itu meminta ke manajemen klub untuk mendatangkan tim analis khusus. Pada BRI Super League 2025/2026, posisi tersebut diisi Tiago Simoes.
Pelatih asal Portugal tersebut rangkap jabatan. Dia menjadi tim analis, sekaligus pelatih kiper. Tiago mengisi posisi itu setelah dilihat punya kemampuan analis yang cukup baik.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, keinginan Marcos untuk mendatangkan tim analis sudah muncul sejak paro musim. Menurutnya, juru taktik berusia 46 tahun itu memerlukan sosok khusus yang bertugas untuk memantau strategi lawan maupun mengevaluasi skema permainan tim sesuai laga.
”Memang sudah ada pembicaraan (antara manajemen dan pelatih) soal mendatangkan analis khusus, namun klub masih belum mengiyakan hal tersebut,” ujar dia. Pertimbangannya, Tiago punya track record baik mengisi peran itu musim lalu. Selain itu, sudah mengetahui bagaimana tim sejak musim sebelumnya.
Pria yang akrab disapa Inal tersebut beralasan, timnya masih perlu memastikan beberapa hal sebelum mendatangkan staf pelatih anyar. Seperti memastikan komposisi skuad musim depan. Kemudian memutuskan siapa sosok yang akan menakhodai Arema FC.
Menurutnya apabila Marcos tetap menjadi Pelatih Kepala Arema FC musim depan, manajemen klub akan mempertimbangkan hal tersebut. Itu karena, salah satu syarat yang diinginkan juru taktik asal Brasil tersebut agar tim bisa tetap bersaing di kompetisi adalah memiliki staf analis khusus. ”Kami akan melihat apakah tim memang benar-benar membutuhkan, karena beberapa klub (BRI Super League) juga memilikinya,” tandasnya.
Berdasar informasi di internal klub, rencananya sosok yang berpotensi mengisi posisi tim analis Singo Edan tersebut berasal dari luar negeri. Punya pengalaman bekerja dengan Marcos Santos sebelumnya. Sehingga sudah diketahui kualitas dan kinerjanya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo