RADAR MALANG-Masa depan Marcos Santos sebagai Pelatih Kepala Arema FC memang masih tanda tanya. Itu menyusul, manajemen Singo Edan masih belum memberikan pernyataan resmi apakah juru taktik asal Brasil tersebut akan bertahan musim depan atau tidak. Meski begitu, Marcos mengaku sudah pada tahapan pembicaraan awal.
Eks nakhoda Clube Náutico Capibaribe itu mengungkapkan, telah menjalin komunikasi dengan manajemen Arema FC terkait peluang perpanjangan kontrak. Dirinya, masih sangat ingin menjadi nakhoda Singo Edan pada kompetisi musim depan. Marcos percaya ada banyak hal yang bisa ditingkatkan bersama di kompetisi 2026/2027.
”Dalam beberapa waktu belakangan memang ada (pembicaraan), tetapi sekarang saya lebih fokus untuk menuntaskan pertandingan terakhir musim (hari ini) di Kanjuruhan,” ujar pelatih berusia 46 tahun itu. Menurutnya, proses negosiasi akan lebih ideal dilakukan setelah kompetisi berakhir. Itu menyusul, pembahasan terkait masa depan di tengah persiapan pertandingan dikhawatirkan dapat memengaruhi fokus tim.
Selain itu, dirinya menilai langkah tersebut dapat memudahkan manajemen Arema FC melakukan evaluasi secara menyeluruh. Itu karena semua laga sudah dituntaskan. Sehingga bisa lebih fokus untuk melakukan negosiasi dengan dirinya.
Hampir satu musim berada di Indonesia memberinya banyak pengalaman berharga. Marcos mulai memahami iklim kompetitif BRI Super League, termasuk kultur pendukung Aremania dan lingkungan di sekitar Malang. Dia juga semakin mengenal bagaimana pemain Indonesia.
Berangkat dari itu, dia akan mengambil kesempatan untuk bertahan di tim lebih lama lagi. Menurutnya, masih ada target yang perlu diwujudkan bersama Singo Edan. ”Saya ingin membawa tim ini meraih hasil yang lebih baik, kembali ke papan atas dan bisa memperoleh gelar,” ujarnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo