Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ada 6 Figur Dicalonkan Jadi Presidium Aremania Pendaftaran Calon sampai 11 Juni 

M. Affan Fauzan • Sabtu, 6 Juni 2026 | 09:14 WIB
JAGA KOMITMEN TINGGI: Anggota Komisi Pemilihan Aremania untuk Musyawarah Nasional II Aremania Utas hadir dalam sesi press conference, di Rumah BUMN BRI, Kecamatan Klojen, kemarin. Dari kiri, Eka Wulandari, Dedi Arisandi, Irawan Sasmito, dan Fariz Chamim
JAGA KOMITMEN TINGGI: Anggota Komisi Pemilihan Aremania untuk Musyawarah Nasional II Aremania Utas hadir dalam sesi press conference, di Rumah BUMN BRI, Kecamatan Klojen, kemarin. Dari kiri, Eka Wulandari, Dedi Arisandi, Irawan Sasmito, dan Fariz Chamim

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Antusiasme Aremania terhadap pemilihan Presidium Aremania Utas untuk periode 2026-2028 cukup tinggi. Komisi Pemilihan Aremania (KPA) mengklaim ada lebih tiga orang yang dicalonkan saat ini. Jadwal pendaftaran untuk calon presidium baru, mulai dibuka pada 4 Juni-11 Juni. 

”Per 5 Juni ini sudah ada enam figur yang sudah dicalonkan sebagai presidium,” ujar anggota KPA Dedi Arisandi. Dia menjabarkan, kalau nama-nama dari calon tersebut masih dirahasiakan. Demi menjaga netralitas dan menghindari kemungkinan intervensi.

Dirinya menjabarkan, kalau bakal calon yang akan mendaftar berpotensi mengalami pertambahan. Itu karena, mereka memberikan aturan yang tidak memberatkan saat maju sebagai presidium. Di antaranya usia maksimal 45 tahun, dicalonkan minimal tiga dan maksimal lima gabungan korwil komunitas.

Baca Juga: Dalberto dan Blade Jadi Pemain Arema FC yang Paling Sering Bagi Jersey ke Aremania

Selain itu, durasi pendaftaran cukup panjang. Menurutnya, waktu delapan hari cukup ideal untuk korwil atau komunitas berdiskusi mengenai siapa sosok yang bisa menjadi presidium selanjutnya. Harapannya, pada Musyawarah Nasional (Munas) II 2026 mendatang akan ada lebih dari tujuh calon yang berpartisipasi.

Setelah pendaftaran selesai, pihaknya bisa melakukan tahap verifikasi selama dua hari. Mulai dari tanggal 11 sampai 12 Juni. ”Kami akan memeriksa kelengkapan dokumen yang diperoleh apakah sesuai atau tidak. Setelah itu baru kami bisa mengumumkan bakal calon yang lolos verifikasi 13 Juni,” ujar dia. 

Dia menambahkan, kalau informasi tersebut diterima calon secara langsung melalui surat pengumuman KPA kepada internal organisasi korwil dan komunitas. Lalu yang kedua diumumkan secara online melalui media sosial, website resmi dan email organisasi. Baru setelah itu, melalui tahap fit and proper test pada 14 Juni dan kampanye calon pada 15 sampai 18 Juni. 

Baca Juga: Bergemuruh, 6.502 Aremania Padati Stadion Kanjuruhan saat Arema FC Hadapi PSIM Jogjakarta

Ketua dan anggota KPA Irawan Sasmito menjelaskan, tugas mereka saat ini adalah mengawal proses pendaftaran bakal calon Presidium Aremania berikutnya. Dia menjabarkan, ada alasan khusus kenapa pihaknya hanya memberikan batas tiga korwil atau komunitas. Menurutnya, itu bisa mempermudah para anggota untuk mencalonkan atau dicalonkan. 

”Kami memiliki 127 korwil yang tersebar di Indonesia. Jika setiap orang mendapatkan tiga dukungan maka calon bisa semakin variatif,” ujar dia. Menurutya, hal tersebut membuat proses pemilihan berjalan dengan baik. Karena, aspirasi korwil dan komunitas terkait calon bisa diwadahi.

KPA melihat, saat calon presidium dibatasi malah bisa kurang netral. Tapi, harapannya, calon presidium tak kurang dari enam. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#KPA #2026-2028 #pemilihan #presidium aremania