RADAR MALANG-Meski sulit mewujudkan misi lolos ke babak 8 besar, Tim All-Stars Malang memastikan enggan lempar handuk. Perjuangan untuk meraih tiga poin perdana di kompetisi akan terus diupayakan dalam laga pemungkas hari ini (25/6). Mereka yakin, kemenangan bukan hal mustahil saat berjumpa Tim All-Stars Samarinda.
”Secara permainan pada laga kedua hari ini (kemarin), tim kami sejatinya mengalami peningkatan. Instruksi yang diberikan berjalan lebih baik (dari laga pertama),” kata Asisten Pelatih Tim All-Stars Malang Syamsul Huda. Namun, belum konsisten dalam permainan 2X20 menit. Akibatnya, setelah bermain imbang 1-1 pada interval pertama, kebobolan pada babak kedua.
Upaya memburu kemenangan di pertandingan terakhir, Huda akan memperbaiki sejumlah aspek. Seperti penyelesaian akhir, mengubah komposisi pemain, dan menguatkan mentalitas tim. ”Pada saat latihan di Malang anak-anak sebetulnya bisa menjalankan strategi dengan baik. Tapi, saat di sini (kompetisi) masih ada rasa demam panggung dan adaptasi cuaca yang berpengaruh ke permainan,” ujar dia.
Berangkat dari itu, waktu istirahat satu hari akan dimaksimalkan. Dia dan tim pelatih ingin, para pemain benar-benar dalam kondisi baik. Supaya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik. ”Bagaimana hasil dua hari ini, kami tetap apresiasi perjuangan pemain,” katanya.
Sebagai informasi, setelah kehilangan tiga poin saat melawan Tim All-Stars Surabaya, kemarin Tim All-Stars Malang rasakan kekalahan kala berhadapan dengan Tim All-Stars Jakarta. Bermain di Supersoccer Arena Kudus, Ananda N.D. Berlian dan kawan-kawan kalah dengan skor 1-2. Hasil itu membuat mereka, berada di peringkat empat Grup A. (gp)
Editor : Galih R Prasetyo