KOTA MALANG, RADAR MALANG - Cabor Panahan Kota Malang tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026. Itu karena, tujuh atlet yang mendapatkan kesempatan tampil di ajang itu hanya memiliki waktu kurang dari dua pekan. Mereka akan mulai berlaga pada 21 Juli mendatang.
Bina Prestasi (Binpres) Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Kota Malang Hanung Kriswandono menjelaskan, ketujuh atlet tersebut baru saja mengikuti Kejurprov Junior Jatim 2026 pada 5 Juli lalu. Itu belum terpotong jeda istirahat para atlet sebelum kembali berlatih. Belum lagi, latihan yang disiapkan harus dilakukan secara mandiri.
Baca Juga: Panahan Kota Malang Sulit Regenerasi Atlet karena Stigma Olahraga Mahal
”Untuk menghadapi Kejurnas tidak ada pemusatan latihan dari Jatim. Kami harus membuat program mandiri,” katanya. Meski begitu, Hanung memastikan persiapan anak asuhnya akan berjalan secara intensif. Agar performa para atlet tidak menurun saat mengikuti kejuaraan tersebut.
Menurutnya, Panahan Kota Malang akan menambah porsi latihan. Dengan menggelar sesi latihan khusus di fase kualifikasi, eliminasi, dan aduan. Itu akan diberlakukan untuk kelas beregu maupun perorangan.
Baca Juga: Panahan Kota Malang Borong Medali berkat Regenerasi Atlet
Terkait dengan peluang medali, Hanung menilai atlet dari Kota Malang memiliki kesempatan yang sama dengan kontingen lain. Itu karena, memiliki kemampuan yang tidak berbeda jauh. ”Meski perolehan poin tujuh atlet tersebut di bawah standar limit skor pertandingan tahun lalu, itu bisa kami kejar dengan sisa waktu yang ada,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang