Singo Edan Kalah Tipis dari Persib Bandung di Laga Perdana Piala Presiden 2026

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10 WIB
BELUM BERUNTUNG: Julian Guevara (kiri) berusaha melewati pemain Persib Bandung Luka Menalo di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, tadi malam (25/7). Foto: MO Arema FC for Radar Malang
BELUM BERUNTUNG: Julian Guevara (kiri) berusaha melewati pemain Persib Bandung Luka Menalo di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, tadi malam (25/7). Foto: MO Arema FC for Radar Malang

 

BANDUNG, RADAR MALANG - Arema FC jalani start kurang bagus di Piala Presiden 2026. Menghadapi Persib Bandung tadi malam (25/7), Johan Ahmat Farizi dkk harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 1-0. Satu gol dari Uilliam Barros menggagalkan asa Singo Edan untuk meraup tiga poin di laga perdana.

Sejak awal laga di Stadion Si Jalak Harupat itu, Arema FC menurunkan starting line-up bertahan dengan komposisi tiga stoper. Kondisi tersebut justru memberikan keuntungan Persib karena lebih leluasa mendominasi bola di area tengah. Dalam beberapa kesempatan, Maung Bandung bahkan sempat mengancam gawang Adi Satryo, namun berhasil digagalkan lini belakang.

Meski begitu, pertahanan Arema FC pada akhirnya runtuh pada menit 24. Skema serangan dari sisi kanan berhasil dieksploitasi Berguinho. Umpan datar pemain asal Brasil tersebut disambar oleh Uilliam Barros di dalam kontak penalti, Persib unggul 1-0.

Seusai kebobolan, Arema FC berusaha mengejar ketertinggalan dengan tampil lebih menekan. Mereka mengandalkan sisi lapangan melalui fullback dan winger untuk menciptakan peluang. Sayangnya, empat tembakan yang dilancarkan gagal berbuah shot on target.

Setelah turun minum, Arema FC mengubah skema menjadi 4-2-3-1 yang ditunjukkan dengan menurunkan Careca. Mereka juga menambah daya gedor dengan menurunkan Marcos Vinicius maupun Gustavo Henrique. Pemain tersebut sempat mengancam gawang Persib, sayangnya banyak peluang yang diperoleh justru tidak tepat mengarah ke gawang atau berhasil berhasil dihalau Matricio Matricardi cs.

Selepas laga, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengaku kalau timnya tidak bisa berbuat banyak di babak pertama. Karena pemain lawan selalu menekan ketika timnya memegang bola. “Itu membuat kami harus bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang,” ujarnya. 

Marcos merasa timnya sudah menemukan ritme pertandingan ketika babak kedua. Mereka berhasil tampil dominan dan bermain lebih lepas. Bahkan sempat mengancam beberapa kali melalui peluang emas, sayangnya gagal membuahkan gol penyama kedudukan.

Meski timnya gagal meraih kemenangan, Marcos merasa laga perdana memberikan banyak informasi penting mengenai performa timnya. Khususnya mengenai potensi bertahan maupun menyerang. “Laga ini menunjukkan kalau Arema FC masih bisa berkembang lebih baik lagi, semoga itu terlihat ketika pertandingan kedua (menghadapi Tampines Rovers),” pungkas juru taktik asal Brasil tersebut.  

Dengan kekalahan tersebut, langkah Arema FC untuk menembus babak semifinal semakin sulit. Itu karena, mereka tidak mengantongi satu poin pun di laga perdana. Sekaligus menempatkan tim besutan Marcos Santos berada di juru kunci Grup A. (zan)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Uilliam Barros Arema FC persib Singo Edan Bandung