Mentalitas Jadi Modal Hadapi Laga Pemungkas, Arema FC Percaya Diri Meraih Tiket Semifinal

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 14:37 WIB
TIGA POIN BERHARGA: Gabriel Silva (kanan) berupaya melewati kawalan penggawa Tampines Rovers, kemarin sore. Kemenangan 21 menambah peluang Arema FC lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2026.
TIGA POIN BERHARGA: Gabriel Silva (kanan) berupaya melewati kawalan penggawa Tampines Rovers, kemarin sore. Kemenangan 21 menambah peluang Arema FC lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2026.

 BANDUNG -RADAR MALANG- Kemenangan Arema FC atas Tampines Rovers FC Selasa lalu (28/7) tak hanya menghidupkan asa Singo Edan ke babak semifinal Piala Presiden. Capaian itu juga meningkatkan kepercayaan diri Julian Guevara dan kawan-kawan. Mereka semakin termotivasi untuk menghadapi laga ketiga di turnamen melawan DPMM FC besok (31/7).

 Tim pelatih Singo Edan tak menampik kekalahan di laga pertama Piala Presiden menghadirkan tekanan. Apalagi saat kalah dari Tampines Rovers akan membuat tim angkat koper dari Bandung. Tapi sekarang, Achmad Maulana cs diyakini akan menunjukkan mentalitas yang lebih kuat untuk berlaga.

 Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan, situasi tersebut bukan sebuah hal baru. Sesuatu yang normal saat perjalanan tim tak langsung mulus. Terlebih, elemen tim baru kumpul komplet dua minggu sebelum turnamen Piala Presiden. Alhasil, butuh banyak penyesuaian dari segi taktik, fisik, sampai chemistry.

 ”Saya menjelaskan kepada mereka (pemain) kalau tim ini selalu bisa meraih hasil lebih bagus saat saling bekerja sama,” katanya. Motivasi itu, membuat para pemain lebih bersemangat untuk memenangkan laga kedua. Lalu, jadi modal sebelum hadapi laga terakhir.  

 Dari situ, Marcos melihat, adanya perubahan dari anak asuhnya. Mereka menjadi tampil lebih tenang sepanjang 90 menit. Tetap sabar saat menghalau serangan lawan. Tidak terburu-buru mengirim umpan ke depan saat melancarkan counter attack.

 Meski sempat kebobolan satu gol, Marcos merasa timnya sudah bermain dengan baik. Penggawa yang turun dari menit awal maupun pemain pengganti sama-sama menunjukkan performa yang konsisten. Menurutnya, tim hanya perlu mengurangi kesalahan individu yang tidak perlu ke depan.

 Bagi Marcos, mentalitas bangkit sangat penting untuk menjaga asa tampil di babak semifinal Piala Presiden 2026. ”Tim ini selalu berprogres dan berbenah. Kami yakin mentalitas tim yang baik akan membawa hasil positif di laga berikutnya,” kata juru taktik asal Brasil itu.

Di tempat terpisah, penyerang Arema FC Dendi Santoso menilai track record positif selama bermain di Piala Presiden membentuk mentalitas pantang menyerah. Itu membuat rekan-rekannya termotivasi untuk bisa melangkah ke babak berikutnya. ”Setiap pemain memiliki target (yang sama) di Piala Presiden ini. Karena itu, sebagai pemain senior harus menjaga semangat dan kekompakan agar meraih hasil terbaik,” tambahnya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Arema FC piala presiden Singo Edan